Detail Cantuman
Advanced SearchPenyusunan Indikator Perancangan Ketransmigrasian Tahun 2006.
Bagi Indonesia, transmigrasi, baik lokal, nasional, umum maupun swakarsa, merupakan program pembangunan yang sangat bernilai strategis dan layak secara spesial ( ruang ), sosial, budaya, ekonomi, kelembagaan dan politik untuk terus digulirkan dan dijaga keberlanjutannya ( sustainability ).
Era sekarang ini, kedudukan dan orientasi strategis transmigrasi lebih penting dari hanya sekedar pemecahan masalah demografis ( kepadatan dan penyebaran penduduk ), perluasan areal pertanian, perluasan kesempatan kerja dan membantu pembangunan daerah.
Pada kenyataannya, ketransmigrasian di Indonesia yang secara historis-empiris telah berumur 100 tahun ( sejak kolonisasi oleh pemerintah kolonial Belanda tahun 1905 ), sedang dihadapkan pada beragam permasalahan, baik kultur maupun sruktur. Memang secara statistik.
Dalam rentang waktu 55 tahun ( 1905-2005 ), pemerintah telah berhasil memindahkan sekitar 1.995.844 KK ( Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi 2005 ), namun adanya penurunan drastis jumlah transmigran yang diberangkatkan ( terutama dalam periode 1998-2005 ) dan terjadinya pengungsian ( eksodus ) ribuan transmigran sebagai akibat konflik horizontal, menegaskan adanya sesuatu yang salah di dalam sistem dan model tata kelola ketransmigrasian yang diterapkan di Indonesia selama ini.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
Penyusunan Indikator Perancangan Ketransmigrasian Tahun 2006.
|
|---|---|
| No. Panggil |
R.3.E.30.
|
| Penerbit | Pusdatintrans, Balitfo : Jakarta., 2006 |
| Deskripsi Fisik |
Buku
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
307.2
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Desember 2006
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
105 Eksemplar
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Pusat Data dan Informasi Ketransmigrasian
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






