Detail Cantuman
Advanced SearchMembangun Daerah Bersama Transmigrasi " SULAWESI "
Program transmigrasi telah dilaksanakan sejak zaman kolonisasi Belanda dengan apa yang disebut sebagai kolonisasi dari penduduk yang dipindahkan dari Bagelen Karesidenan Kedu yang ditempatkan di Gedong Tataan Lampung pada tahun 1905. Program ini kemudian diteruskan oleh pemerintah Indonesia mengingat adanya ketimpangan pesebaran penduduk terutama antara pulau jawa dengan pulau non jawa dengan tujuan bukan hanya semata-mata demografis. Berdasarkan Undang-Undang N0. 15 tahun 1997, transmigrasi didefinisikan sebagai perpidahan penduduk secara sukarela dan berencana untuk meningkatkan kesejahteraan dan menetap di Wilayah Pengembangan Transmigrasi (WPT) atau lokasi permukiman transmigrasi.
Transmigrasi sebagai salah satu program pembangunan terutama diarahkan kepada pembangunan pertanian, yaitu peningkatan produksi pertanian yang dilakukan dengan pembukaan lahan-lahan baru atau ekstensitifikasi.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
Membangun Daerah Bersama Transmigrasi " SULAWESI "
|
|---|---|
| No. Panggil |
R.1.A.28.
|
| Penerbit | Pusdatintrans, Balitfo : Jakarta., 2008 |
| Deskripsi Fisik |
Buku
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Pertama, 2008
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
244 eksemplar
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
1. Ir. Saraswati Soegiharto, MA. 2. Ir. Aisyah Gamawati, MM
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






