Detail Cantuman
Advanced SearchData dan Informasi Daerah Tertinggal, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.
Sejarah.
Sejak tahun 1430 wilayah kota Donggala telah dikenal sebagai pelabuhan untuk memperdagangkan hasil bumi seperti Kopra, Damar, dan Kemiri, juga ternak Sapi. Di rentang waktu yang panjang itu, Donggala adalah suatu kesatuan sebagai wilayah Kerajaan Banawa, yang bersamaan dengan masuknya kekuatan kolonial seperti kongsi dagang milik kerajaan Belanda, Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC).
Sebelum ditaklukan oleh Pemerintah Belanda pada tahun 1904 wilayah Kabupaten Donggala adalah wilayah Pemerintahan raja-raja yang berdiri sendiri-sendiri yaitu Kerajaan Palu, Kerajaan Sigi Dolo, Kerajaan Kulawi, Kerajaan Biromaru, Kerajaan Banawa, Kerajaan Tawali, dan Kerajaan Moutong. Dalam perkembangan selanjutnya daerah ini yang merupakan bagian dari wilayah Sulawesi Tengah dijadikan afdeling Donggala yang meliputi :
1. Onderafdeling Palu terdiri dari : Landschap Kulawi di Kulawi, Landschap Sigi Dolo di Biromaru, landschap Palu di Palu.
2. Onderafdeling Parigi terdiri dari : Landschap Parigi di Parigi, Landschap Moutong di Moutong.
3. Onderadeling Donggala terdiri dari : Landschap Banawa di Donggala, Landschap Tawaili di Tawaili.
4. Onderafdeling Tolitoli.
Letak Geografis dan Astronomis.
Kabupaten Donggala dengan luas wilayah seluas 5.275,69 km2 terbagi menjadi 16 kecamatan dimana Kecamatan Rio Pakava merupakan kecamatan terluas (872,16 km2) sedangkan kecamatan dengan luas wilayah terkecil adalah Kecamatan Banawa Tengah yang hanya memiliki luas 74,64 km2.
Wilayah Administrasi.
Secara administrasi Kabupaten Donggala terdiri dari 16 kecamatan dan 167 desa/kelurahan. Kecamatan yang memiliki desa terbanyak adalah Kecamatan Banawa Selatan yaitu sebanyak 19 desa, sedangkan yang paling sedikit adalah kecamatan Banawa dan Sojol Utara yang masing-masing memiliki 5 desa.
Sebaran Penduduk.
Jumlah penduduk di Kabupaten Donggala adalah 299174 jiwa dengan jumlah penduduk terbesar berada di Kecamatan Banawa yaitu sebesar 33788 jiwa terdiri dari 17220 jiwa penduduk laki-laki dan 16568 jiwa penduduk perempuan. Sedangkan jumlah penduduk paling kecil berada di Kecamatan Pinembani yaitu 7038 jiwa terdiri 3411 jiwa penduduk laki-laki dan 3627 jiwa penduduk perempuan.
Fasilitas Kesehatan.
Jumlah Puskesmas terbesar terdapat di Kecamatan Rio Pakava dan Sojol yaitu 2 unit sedangkang kecamatan lainnya berjumlah 1 unit. Jumlah terbesar untuk Puskesmas Pembantu terdapat di Kecamatan Rio Pakava dan Dampelas yaitu 11 unit dengan jumlah terkecil berada di kecamatan Labuan dan Sindue yaitu 2 unit. Untuk fasilitas kesehatan poskesdes, jumlah terbesar ada di Kecamatan Banawa Selatan yaitu 16 unit dan jumlah terkecil berada di kecamatan Sojol Utara 1 unit. Sedangkan fasilitas rumah sakit hanya ada 2 unit yang masing-masing berada di Kecamatan Banawa dan Banawa Tengah serta Balaesang.
Fasilitas Pendidikan.
Jumlah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Donggala Tahun 2017 sebanyak 353 unit, Jumlah Sekolah SMP sebanyak 95 unit, dan Jumlah Sekolah SMA sebanyak 95 unit.
Fasilitas Peribadatan.
Berdasarkan data yang diterbitkan oleh BPS Donggala tahun 2018 jumlah Masdjid sebanyak 442 unit, jumlah Musholla sebanyak 76 unit, jumlah Gereja Protestan sebanyak 166 unit, dan jumlah Pura sebanyak 53 unit.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
Data dan Informasi Daerah Tertinggal, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.
|
|---|---|
| No. Panggil |
R.3.C.40.
|
| Penerbit | Pusdatin Balilatfo KDPDTT : Jakarta., 2018 |
| Deskripsi Fisik |
Buku
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
978-623-7129-16-5
|
| Klasifikasi |
307.7
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Desember 2018
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Ivanovich Augusta
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






