Detail Cantuman
Advanced SearchData dan Informasi Daerah Tertinggal, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.
Sejarah.
Kabupaten Pesisir Barat merupakan kabupaten termuda di Provinsi Lampung dengan Ibukota Kabupaten yaitu Krui. Kabupaten Pesisir Barat merupakan pemekaran Kabupaten Lampung Barat yang telah disahkan berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2012 tentang Pembentukan Kabupaten Pesisir Barat di Provinsi Lampung pada tanggal 25 Oktober 2012. Kabupaten Pesisir Barat terdiri atas 11 Kecamatan.
Luas Wilayah.
Secara administratif Kabupaten Pesisir Barat memiliki wilayah seluas 2.907,23 km2 yang terdiri dari 11 kecamatan, 2 kelurahan, dan 116 desa.
Kependudukan dan Ketenagakerjaan.
Sebaran Penduduk : Kabupaten Pesisir Barat jumlah penduduk di Kabupaten Pesisir Barat yang tersebar di 11 kecamatan sebanyak 155.497 jiwa yang terdiri dari 81.495 jiwa penduduk laki laki dan 74.002 jiwa penduduk perempuan.
Jumlah Penduduk Menurut Agama.
Agama Islam sebanyak 151.486 jiwa. Agama Hindu sebanyak 3.845 jiwa. Agama Protestan sebanyak 151 jiwa. Agama Khatolik sebanyak 10 orang dan Agama Budha sebanyak 5 orang.
Fasilitas Kesehatan.
Fasilitas kesehatan di Kabupaten Pesisir Barat meliputi Puskesmas/Pustu sebanyak 29 unit, Polindes dan Puskesdes sebanyak 9 unit, Poliklinik sebanyak 1 unit, Praktek Dokter sebanyak 2 unit, dan Toko Obat sebanyak 2 unit.
Fasilitas Pendidikan.
Taman Kanak Kanak sebanyak 65 unit, SD/MI sebanyak 139 unit, dan SMP/MTS sebanyak 16 unit,
Fasilitas Peribadatan.
Masdjid sebanyak 300 unit, Musholah sebanyak 124 unit, dan Pura sebanyak 17 unit.
Status Desa di Kabupaten Pesisir Barat.
Desa Tertinggal sebanyak 79 desa, Desa Sangat Tertinggal sebanyak 9 desa, Desa Berkembang sebanyak 26 desa, Desa Mandiri dan Desa Maju masing masing terdapat 1 desa.
Penyebab Ketertinggalan Kabupaten Pesisir Barat.
Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015 - 2019 telah ditetapkan 122 Kabupaten yang termasuk kabupaten tertinggal.
Adapun penyebab ketertinggalan Kabupaten Pesisir Barat antara lain :
1. Tipologi Kabupaten Pesisir Barat yang terdiri dari daerah dataran rendah, daerah berbukit, dan daerah pegunungan.
2. Kriteria Ekonomi, Kemampuan Keuangan Daerah, dan Infrastruktur menjadi penyebab ketertinggalan.
3. Indikator-indikator yang menjadi penyebab ketertinggalan antara lain ekonomi ( pengeluaran penduduk perkapita ) kemampuan keuangan daerah, dan infrastruktur seperti jalan aspal, jalan diperkeras, fasilitas kesehatan per 1000 penduduk, dokter per 1000 penduduk, fasilitas pendidikan dasar per 1000 penduduk, rumah tangga pengguna listrik, rumah tangga pengguna telepon dan rumah tangga pengguna air.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
Data dan Informasi Daerah Tertinggal, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.
|
|---|---|
| No. Panggil |
R.3.C.38.
|
| Penerbit | Pusdatin, Balilatfo, KDPDTT : Jakarta., 2018 |
| Deskripsi Fisik |
Buku
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
978-623-7129-18-9
|
| Klasifikasi |
307.7
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Desember 2018
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
70 Lembar
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Ivanovich Augusta
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






