Detail Cantuman
Advanced SearchPeningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Daerah Tertinggal, Tahun 2019.
Visi Indonesia 2045 adalah Indonesia yang Berdaulat, Maju, Adil, dan Makmur yang akan dicapai melalui transformasi ekonomi yang didukung oleh hilirisasi industri dengan memanfaatkan sumber daya manusia, infrasstruktur, penyederhanaan regulasi, da reformasi regulasi. Dalam hal ini prioritas utama pembangunan dalam lima tahun kedepan adalah pembangunan SDM yang mana menjadi pekerja keras, dinamis, terampil, dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Ini dapat disebut Visi SDM Unggul, yang tidak bisa diraih dengan cara-cara lama. Cara-cara baru harus dikembangkan. Mengundang talenta-talenta global untuk bekerja sama, perlu "endowment fund" yang besar untuk manajemen SDM.
Prioritas terhadap pembangunan SDM Perdesaan dimaksudkan agar tersedia SDM Unggulan di wilayah perdesaan Indonesia yang mampu mengelola sumber-sumber daya pembangunan desa secara berkualitas, termasuk Dana Desa. Dengan demikian akan mendorong pencapaian target percepatan pembangunan desa 2019-2024 dimana 1000 desa tertinggal menjadi berkembang dan 5000 desa berkembang menjadi mandiri. Disisi lain SDM Unggul di perdesaan juga akan berkontribusi besar terhadap terentaskannya 25 Kabupaten Tertinggal dari 62 Kabupaten Tertinggal pada tahun 2024.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Daerah Tertinggal, Tahun 2019.
|
|---|---|
| No. Panggil |
R.5.A.24.
|
| Penerbit | Pusdatin, Balilatfo : Jakarta., 2019 |
| Deskripsi Fisik |
Buku
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
307.7
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
November 2019
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
138 Halaman
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Anwar Sanusi, Ph.D dan Ir. Eko Sri Haryanto, M.Si
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






