Image of Pemberdayaan Masyarakat Dalam Budidaya Lele Dengan Bioflok di Muara Tami, Jayapura : Sebuah Upaya Pemenuhan Gizi untuk Perbaikan Kesehatan Masyarakat, Tahun 2019.

Pemberdayaan Masyarakat Dalam Budidaya Lele Dengan Bioflok di Muara Tami, Jayapura : Sebuah Upaya Pemenuhan Gizi untuk Perbaikan Kesehatan Masyarakat, Tahun 2019.



Budidaya Lele dengan Teknologi Bioflok.Teknologi bioflok telah dikenal masyarakat, terutama para pembudidaya ikan lele. Namun demikian tidak ada salahnya untuk sedikit mendeskripsikan atau mengulas bioflok dari sisi etimologi. Secara etimologi bioflok ini berasal dari kata "bios" memiliki pengertian kehidupan serta kata "flok" atau flock yang memiliki makna gumpalan.

Manfaat atau Keuntungan dari penerapan teknologi Bioflok.
1. Penyediaan Pakan Tambahan untuk Ikan : Teknologi bioflok ini merupakan teknik mengolah limbah, baik yang berasal dari kotoran ikan maupun sisa pakan kembali untuk dapat dijadikan sebagai pakan ikan kembali. Hal ini dilakukan untuk tujuan dapat menghemat penggunaan pakan ikan. Untuk itulah bioflok membuatnya menjadi alternatif teknik budidaya ikan yang berkelanjutan dan berbiaya rendah.
2. Menjaga Kualitas Air : Teknologi bioflok mengolah limbah sisa pakan dan kotoran ikan. Limbah ini biasanya berupa amonium. Anomium memiliki sifat beracun yang dapat mengganggu pertumbuhan ikan. Dengan penerapan teknologi bioflok maka amonium dalam media budidaya diolah menjadi bahan yang dimanfaatkan ikan sebagai pakan sehingga air lebih terjaga. Teknologi bioflok juga memiliki keunggulan lain, yang sangat menguntungkan bagi pembudidaya ikan. Jika dibandingkan dengan teknologi pengolahan air secara konvensional yang seringkali digunakan dalam akuakultur, maka teknologi bioflok dapat memberikan alternatif yang lebih ekonomis.
3. Meningkatkan Tingkat Kelangsungan Hidup Ikan : Tingkat kelangsungan hidup ikan pada tangki yang diberi bioflok sekitar 90-98% jauh lebih tinggi dibandingkan ikan pada tangki yang tidak diberi bioflok yang hanya sekitar 67-75% saja. Ikan Lele pada tangki yang diberikan bioflok dapat memiliki tingkat kelangsungan hidup sebesar 100%, sedangkan Ikan Lele pada tangki yang tidak diberi bioflok memiliki tingkat kelangsungan hidup 98%.
4. Meningkatkan Kekebalan Ikan terhadap Penyakit : Teknologi bioflok menjaga kualitas air dan menjaga suplai makanan bagi ikan. Hal tersebut menyebabkan ikan menjadi lebih sehat. Ikan yang sehat menjadi lebih tahan terhadap potongan penyebab penyakit. Pemberian bioflok pada udang juga dapat meningkatkan kekebalan udang terhadap penyakit.
5. Meningkatkan Ukuran Ikan : Ikan yang dibudidayakan dalam media yang diberi bioflok mendapat supali pakan yang lebih terjaga. Karena supali pakannya lebih terjaga maka ikan yang dibudidayakan dalam media yang diberi bioflok dapat tumbuh lebih besar. Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan bioflok ini, dapat menjaga persediaan pakan. Ikan Lele yang dipelihara dalam kolam yang diberi bioflok, ukurannya lebih besar dibanding lele yang dipelihara dalam kolam tanpa pemberian bioflok.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Budidaya Lele Dengan Bioflok di Muara Tami, Jayapura : Sebuah Upaya Pemenuhan Gizi untuk Perbaikan Kesehatan Masyarakat, Tahun 2019.
No. Panggil
R.5.A.21.
Penerbit Pusdatin, Balilatfo : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
307.7
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
November 2019
Subyek
-
Info Detil Spesifik
136 Halaman
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this