Detail Cantuman
Advanced SearchPerencanaan Ekonomi Lokal Desa, Tahun 2019
Pengertian Pengembangan Ekonomi Lokal.
Pengembangan Ekonomi Lokal adalah : Pengembangan daerah dengan cara memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh daerah tersebut. Pendekatan Ekonomi Lokal (PEL) tidak hanya menggunakan dasar kewilayahan namun juga memerlukan peran serta dari masyarakat lokal sehingga PEL dapat menyesuaikan dengan kondisi dan potensi dari masing-masing daerah. Oleh karena itu, dibutuhkan kerjasama antara pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait untuk menciptakan kondisi pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih baik.
Menurut Bappenas (2006), pengembangan ekonomi lokal merupakan usaha untuk mengoptimalkan sumberdaya lokal yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, masyarakat lokal, dan organisasi masyarakat madani untuk mengembangkan ekonomi pada suatu wilayah tertentu.
Definisi Pendekatan Ekonomi Lokal (PEL) tersebut difokuskan pada :
1. Peningkatan kandungan lokal.
2. Pelibatan pihak-pihak yang berkepentingan secara optimal dalam suatu kemitraan strategis.
3. Peningkatan ketahanan dan kemandirian ekonomi daerah.
4. Pembangunan berkelanjutan.
5. Pemanfaatan hasil pembangunan oleh sebagian besar masyarakat lokal.
6. Pengembangan UMKM
7. Pertumbuhan ekonomi yang dicapae secara terhitung.
8. Penguatan kapasitas kelembagaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
9. Pengurangan kesenjangan antar golongan masyarakat, antar sektor, dan antar daerah.
10. Pengurangan dampak negatif dari kegiatan ekonomi terhadap lingkungan.
Contoh sederhana kegiatan pembangunan daerah yang berhubungan dengan pengembangan ekonomi lokal, yaitu :
1. Pembangunan pasar.
2. Pusat pertokoan.
3. Pusat kuliner.
4. Terminal.
5. Stasiun.
6. Kawasan wisata.
7. Kawasan industri.
8. Pembuatan jalan.
Tujuan Pengembangan Ekonomi Lokal :
1. Meningkatkan pengembangan ekonomi daerah melalui proses pembangunan desa yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, masyarakat desa, dan organisasi masyarakat.
2. Membangun dan mengembangkan kerjasama yang baik antar pihak yang berkepentingan.
3. Meningkatkan pembangunan terkait dengan tersedianya sarana dan prasarana ekonomi daerah.
4. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal dan mengembangkan UMKM lokal secara sistematik dan berkelanjutan.
5. Meningkatkan pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Produk Domistik Regional Bruto (PDRB).
6. Meningkatkan pendapatan masyarakat lokal melalui pengurangan pengangguran dan penurunan kemiskinan.
7. Meningkatkan ketahanan dan kemandirian ekonomi masyarakat lokal.
8. Meningkatkan daya saing daerah terhadap daerah lain.
9. Meningkatkan kerjasama yang baik antar daerah.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
Perencanaan Ekonomi Lokal Desa, Tahun 2019
|
|---|---|
| No. Panggil |
R.5.A.17.
|
| Penerbit | Pusdatin, Balilatfo : Jakarta., 2019 |
| Deskripsi Fisik |
Buku
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
307.7
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
November 2019
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
135 Halaman
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Anwar Sanusi, Ph.D dan Ir. Eko Sri Haryanto, M.Si
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






