Detail Cantuman
Advanced SearchPatlean -/-/4 Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara, Tahun 2008.
Laporan Akhir Pekerjaan Rencana Teknis Unit Permukiman Transmigrasi (RTUPT)
Berdasarkan letak administrasinya lokasi studi RTUPT Desa Patlean SP4 berada didalam cakupan wilayah pemerintah Desa Patlean Kecamatan Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur, Propinsi Maluku Utara dengan luas areal studi 504.409 Ha.
Sesuai posisi dan letak geografisnya lokasi studi ini berada diantara 01°25’30” - 01°26’00’’ Lintang Selatan dan 128°40’30” - 128°42’00” Bujur Timur dengan batas-batas fisik alamnya yakni sebelah Utara adalah Sungai Sawa, sebelah Selatan adalah hutan/rencana SP5, sebelah Timur adalah laut Halmahera dan sebelah Barat adalah Sungai Telamo/Desa Waleino.
Aksesibilitas dan pencapaian menuju lokasi studi RTUPT Desa Patlean SP4 dari Ibukota Propinsi Maluku Utara (Ternate) menuju Sopipi perjalanan dapat ditempuh selama kurang lebih 0,5 jam menggunakan kendaraan umum Speed Boat. Dari Sopipi menuju Kota Tobelo perjalanan ditempuh selama 3,5 jam menggunakan angkutan umum dengan kondisi jalan aspal. Selanjutnya dari Tobelo menuju Desa Patlean dengan menggunakan kapal laut regular, dari Desa Patlean menuju Desa Pumlanga menggunakan ketinting selama 0,5 jam kemudian dari Desa Pumlangan ke SP2 bisa menggunakan truk proyek atau gerobak sapi melalui jalan tanah dengan jarak tempuh 5 km dan dari SP2 menuju Lokasi jalan kaki sejauh 3 km.
Berdasarkan hasil survey lapangan diperoleh data bahwa kondisi topografi di lokasi survey relatif datar. Kondisi iklim di lokasi berupa iklim tropis basah yang dicirikan adanya musim penghujan dan musim kemarau yang jelas. Musim penghujan dimulai pada bulan November dan berakhir pada bulan Mei yang merupakan awal dari musim kemarau.
Berdasarkan data klimatologi yang diperoleh dari Stasiun Klimatologi Ternate selama waktu 10 tahun terakhir (1997-2006) diperoleh informasi bahwa, di lokasi studi mempunyai kisaran curah hujan rata-rata bulanan 198 mm, curah hujan maksimum terjadi pada bulan Mei yaitu 254 mm dan minimum terjadi pada bulan Agustus – September sebesar 162 mm. sedangkan curah hujan rata-rata tahunannya adalah 2.372,0 mm. hari hujan rata-rata bulanan di lokasi studi adalah 18 hari. Hari hujan rata-rata bulanan mencapai maksimum pada bulan Maret (22 hari) dan minimum pada bulan September – Agustus (14 hari).
Berdasarkan hasil pengamatan lapangan serta dengan melihat sumur gali milik penduduk di Desa Patlean diperoleh gambaran bahwa air tanah dangkal (sumur) yang ada, layak / cukup potensial dimanfaatkan sebagai sumber air bersih.
Berdasarkan Peta Kawasan Hutan dan perairan Propinsi Maluku Utara skala 1 : 250.000 lokasi studi RTUPT Patlean SP4 berada didalam kawasan areal penggunaan lain (APL). Lokasi studi ini merupakan areal yang dicadangkan untuk pengembangan pemukiman transmigrasi.
Berdasarkan hasil penelitian dan pengamatan di lapangan, penggunaan lahan yang terdapat di lokasi studi sebagian besar berupa Hutan Sekunder (HS), dan kebun kelapa yang produktif dan tidak produktif.
Dari hasil penelitian lapangan dan analisis kesuburan tanah, di lokasi studi terdapat dua jenis tanah utama yaitu Aluvial dan Kambisol dengan menurunkan 4 macam tanah yaitu tanah Aluvial Distrik, Aluvial Gleik, Kambisol Distrik dan Kambisol Eutrik.
Alinyemen jalan yang direncanakan di lokasi studi Desa Patlean SP4 berupa jaringan jalan untuk melayani mobilisasi penduduk dalam suatu Kawasan Permukiman Baru.
Berdasarkan hasil quisioner dan wawancara dengan penduduk di Desa Patlean pada saat sosialisasi diperoleh informasi bahwa kegiatan usaha tani di Desa tersebut adalah pertanian tanaman perkebunan dan tanaman perkebunan yang diusahakan pada umumnya adalah kelapa. Selain tanaman perkebunan kelapa, tanaman lain yang diusahakan adalah tanaman palawija seperti jagung, ubi kayu, ubi jalar, tanaman sayur-sayuran serta tanaman buah-buahan seperti pisang, mangga dan rambutan. Sistim penanaman yang dilakukan adalah tumpang sari. Masyarakat di Desa Patlean kurang terbiasa menggunakan sarana produksi pertanian (saprotan).
Secara umum mata pencaharian utama penduduk di Desa Patlean adalah petani perkebunan kelapa. Ada beberapa masyarakat mengandalkan budidaya tanaman pangan seperti padi sawah dan palawija, sedangkan Sebagian penduduk lainnya mempunyai mata pencaharian sebagai buruh, tukang ojek angkutan barang, serta sektor wiraswasta (toko/warung).
Rencana peruntukan daya tampung ditentukan oleh kebutuhan pengembangan bagi pemukiman transmigrasi, bahwa luas areal yang secara efektif sesuai untuk dikembangkan di lokasi studi RTUPT Desa Patlean SP4 adalah 429,226 Ha. Maka dapat dibentuk satuan pemukiman dengan daya tampung sebesar 200 KK.
Adat istiadat penduduk setempat berazaskan kepada adat Tobelo. Berdasarkan kajian sosial budaya masyarakat disekitar lokasi studi terdiri dari masyarakat asli Halmahera yaitu suku Toguti serta beberapa masyarakat dari suku jawa yang merupakan pendatang dan baru bermukim di SP 1 dan SP 2. Secara umum berdasarkan adat yang ada tidak ada pantangan atau hal yang dianggap tabu di tatanan kehidupan bermasyarakat. Peran ketua adat berfungsi untuk menyelesaikan masalah adat serta permasalahan pembangunan desa. Secara hirarki pemerintahan, penduduk desa Patlean dikepalai oleh seorang Kepala Desa yang dibantu oleh beberapa perangkat desa diantaranya Sekdes, Kaur Umum, Kaur Pembangunan, Kaur Pemerintahan, LMD serta Badan Perwakilan Desa.
Berdasarkan hasil penelitian dan pengamatan lapang yang meliputi aspek fisik lahan (kondisi topografi, tanah dan sumberdaya lahan, hidrologi, status hutan dan penggunaan lahan) serta aspek sosial ekonomi budaya maka dapat disimpulkan bahwa lokasi studi RTUPT Patlean SP4 memenuhi kriteria 2 C (Clear and Clean) dan 4 L (layak huni, layak usaha, layak berkembang dan layak lingkungan) sehingga lokasi tersebut dapat dikembangkan untuk rencana pembukaan permukiman transmigrasi baru dengan daya tamping 200 KK.
Sesuai arahan dan konsep penataan transmigrasi yang dianjurkan, maka pola yang akan dikembangkan di calon lokasi pemukiman baru ini adalah TU-TPLK (Transmigrasi Umum Tanaman Pangan Lahan Kering) dengan pembagian lahan untuk tiap KK adalah Lahan Pekarangan (LP) 0,25 Ha, Lahan Usaha (LU I) 0,75 Ha, Lahan Usaha II 1,00 Ha.
Judul Laporan Akhir Pekerjaan Rencana Teknis Unit Permukiman Transmigrasi (RTUPT) Lokasi Patlean SP4 Maba Utara, Halmahera Timur, Maluku Utara.
Tahun 2008
CV. Fatek Enginering Consultant
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
Patlean -/-/4 Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara, Tahun 2008.
|
|---|---|
| No. Panggil |
R.9.A.12.
|
| Penerbit | CV. Fatek Engineering Consultant : Ternate., 2008 |
| Deskripsi Fisik |
Buku
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
307.2
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Desember 2008
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
175 Lembar
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Halmahera Timur
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






