Detail Cantuman
Advanced SearchGeumpang II, SP. 4, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Tahun 1995/1996.
Tujuan dan Sasaran.
Tujuan :
Tujuan dari Studi Penyusunan Rencana Teknis Satuan Pemukiman (RTSP) adalah agar diperoleh Pemanfaatan Lahan secara optimal dan efisien dengan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan Pelaksanaan Pembangunan pemukiman transmigrasi di lokasi studi dapat dilaksanakan secara terarah dan lancar, menyangkut tentang penyiapan : lahan bangunan, arah pembinaan dan sebagainya dengan mempertimbangkan rencana pengembangan daerah yang berangkutan. Menilai kelayakan fisik lokasi studi agar transmigrasi dapat hidup lebih layak, baik secara ekonomis maupun sosial dibandingkan dengan tempat asalnya.
Sasaran :
Sasaran dari Studi Penyusunan Rencana Teknis Satuan Permukiman ini yaitu :
1. Menentukkan batas-batas lahan yang akan di buka bagi pemukiman transmigrasi.
2. Menentukkan kesesuaian lahan yang dapat digunakan untuk pemukiman dan pengembangan pertanian.
3. Menentukan kelas kesesuaian lahan yang dapat digunakan untuk pemukiman dan pengembangan pertanian.
Merencanakan blok tata ruang dan kapling pemukiman transmigrasi (termasuk letak rumah, jamban dan sumur), disamping merencakan blok tanah bengkok, dan lahan test farm.
Menetukan jaringan jalan yang paling efisien dan paling mudah untuk dikembangkan.
Menetapkan rekomendasi bagi pengembangan pertanian.
Menyajikan hasil analisis pendapatan transmigran dari lahan yang diusahkan.
Letak Administratif.
Secara Administratif Lokasi survey merupakan bagian Wilayah Desa Blang Dalam, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, Provinsi Daerah Istimewa Aceh
Secara Fisik Lokasi Studi Berbatasan dengan :
1. Sebelah Utara : Kecamatan Meureudu/ Hutan Lindung
2. Sebelah Selatan : Calon Lokasi Geumpang II, Sp1
3. Sebelah Timur : Geumpang II, SP.2
4. Sebelah Barat : Sungai Kr Geume/ Krueng Guha
Aksesibilitas.
Aksesibilitas menuju ke lokasi studi :
Jakarta - Banda Aceh ditempuh selama 3 jam dengan Pesawat Udara. Banda Aceh - Beureuen berjarak 124 Km ditempuh selama 3 jam dengan kendaraan Angkutan Umum. Beureuen - SP. Turue berjarak 79 Km dapat ditempuh selama 2 jam dengan kendaraan Umum. SP. Turue - Blang Dalam berjarak 8 Km ditempuh selama 8 jam dengan kendaraan Angkutan Umum. Blang Dalam - Lokasi Studi berjarak 12 Km dapat ditempuh selama 7 jam dengan Jalan Kaki.
Sumber Air.
Pengkajian sumber air di lokasi studi bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan sumber daya air, baik secara kuantitas maupu kualitasnya yang dikaitkan dengan rencana pengembangan satuan pemukiman transmigrasi, dtudi ini meliputi : peneletian sumber daya air tanah dangkal, aliran pemukaan serta air hujan guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari para transmigran, kemungkinan pengairan bagi lahan pertanian dan kemungkinan timbulnya bahaya banjir. Peta sumber daya air disajikan pada Peta 2.10 dan juga dilampirkan dalam Album Peta dengan Skala 1 : 10.000.
Peruntukan Lahan dan Daya Tampung. Peruntukkan Lahan :
Berdasarkan hasil analisa dan ketersediaan luasan lahan yang dapat dijadikan sebagai satuan pemukiman, dengan menerapkan standar dan batasan perencanaan, maka daya tampung satuan pemukiman di lokasi adalah 500 KK, untuk alokasi penggunaan lahannya meliputi :
Lahan yang dibuka :
Pusat Desa : 8 Ha (0,49), FU : 2 Ha (0,12), LP: 250 Ha (15,20), LU I :250 Ha, Test Farm : 4 Ha (0,24), Seed Farm : 2 Ha (0,12), Tanah Bengkok I : 10 Ha (0,01), Jalan Poros/Penghubung : 12,80 Ha (0,79), Jalan Desa :14 Ha (0,85), Kuburan : 2 Ha (0,37), Jalan Lahan : 6 Ha (0,37).
Lahan yang tidak dibuka :
Lahan Usaha II : 500 Ha (30,41), Tanah Bengkok II : 10 Ha (0,61), Pengembalaan : 10 Ha (0,61), Konservasi : 52 Ha (3,16), Jalur Hijau : 511,2 Ha (65,89).
Daya Tampung :
Daya tampung SP ditentukan berdasarkan jumlah peruntukkan lahan pekarangan, Lahan Usaha I dan Lahan Usaha II yang akan direncanakan per KK. Disamping itu jugadipengaruhi oleh pola pemukimannya.
Berdasarkan simulasi modal pengembangan struktur ruang padfa areal lahan pekarangan dengan memperhatikan faktor pembatas, maka diperoleh daya tampung optimal untuk lokasi studi adalah 500 KK. Selanjutnya dibagi dalam blok-blok lahan dan peruntukkan lahan untuk masin-masing blok sbb :
Distribusi Blok KK dan Daya Tampung di Lokasi Studi (SP4) :
- Blok A - LP : 62 KK, LU I : 62 KK, LU II : 62 KK
- Blok B - LP : 44 KK, LU I : 44 KK, LU II : 44 KK
- Blok C - LP : 99 KK, LU I : 99 KK, LU II : 99 KK
- Blok D - LP : 50 KK, LU I : 50 KK, LU II : 50 KK
- Blok E - LP : 69 KK, LU I : 69 KK, LU II : 69 KK
- Blok F - LP : 26 KK, LU I : 26 KK, LU II : 26 KK
- Blok G - LP : 26 KK, LU I : 26 KK, LU II : 26 KK
- Blok H - LP :103 KK, LU I :103 KK, LUII :103 KK
- Blok I - LP : 21 KK, LU I : 21 KK, LU II : 21KK
Alokasi Pembagian Lahan Untuk Transmigran :
1. Lahan Pekarangan = 0,50 Ha
2. Lahan Usaha I = 0,50 Ha
3. Lahan Usaha II = 1,00 Ha
Klasifikasi Tanah di Daerah Studi.
1. Andosol Umrik.
2. Andosol Melanik.
3. Kambisol Umrik.
Klasifikasi Iklim di Daerah Studi
Berdasarkan sistem klasifikasi iklim Oldeman, lokasi studi tergolong kedalam type iklim B1.
Iklim didaerah studi memiliki :
1. Bulan Basah (> 200 mm) sebanyak 5 bulan berturut turut yaitu bulan Januari sampai bulan Mei.
2. Bulan Kering (< 100 mm) tidak dijumpai untuk bulan kering.
Bangunan Rumah Transmigran.
Departemen Transmigrasi mempunyai kriteria tersendiri dalam penyiapan bangunan permukiman baik jenis maupun jumlahnya. Jenis rumah yang direncanakan berbentuk non-panggung dengan bahan untuk dinding berupa kayu yang disusun sirip dan lantai cor semen, sedangkan jumlahnya sebanyak 500 unit rumah.
Fasilitas Umum.
Fasilitas umum di daerah studi seperti :
Rumah Ibadah, Balai Desa, Rumah Kepala Unit, Rumah Petugas, Puskesmas, Gudang Unit, Sekolah Dasar, Kantor Unit, Rumah Kepala Sekolah, Rumah Guru, Rumah Penjaga, KUD, Pasar/Pertokoan, dan Lapangan.
Pengembangan Pertanian/ Bentuk Usaha Tani.
Usaha Tani Tanaman Pangan Lahan Kering (TPLK) yang direkomendasikan setiap keluarga transmigran mendapat lahan usaha, berupa lahan pekarangan, lahan usaha I dan lahan usaha II, masing-masing seluas 0,5 Ha, 0,5 Ha dan 1 Ha
Jenis Tanaman yang diusulkan di lokasi studi :
1 Tanaman Pangan : Padi Gogo, Ubi Kayu,
2. Tanaman Sayuran : Tomat, Cabe, dan Jagung.
3. Tanaman Buah Buahan : Mangga, Pisang, dan Pepaya
4. Tanaman Perkebunan Kopi, dan Kedelai.
Pada lahan pekarangan pengusahaan yang pokok yaitu : tanaman palawija, sayuran, serta buah dan tanaman obat. Pengusahaan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga yang seimbang , unsur kalori, protein dan vitamin, oleh sebab itu, pengembangan pertaniandi lahan pekarangan ditujukan untuk penyediaan sumber unsur-unsur tersebut.
Jenis Peternakan : Ayam.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
Geumpang II, SP. 4, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Tahun 1995/1996.
|
|---|---|
| No. Panggil |
R.10.A.2.
|
| Penerbit | Seni Bina Consultant : Kanwil Deptras dan PPH., 95/96 |
| Deskripsi Fisik |
Buku
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
307.2
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
95/96
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
432 Lembar
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Kanwil Deptrans Kabupaten Pidie
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






