Detail Cantuman
Advanced SearchKawasan Perkotaan Baru (KPB)/Kota Terpadu Mandiri (KTM) Kikim, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan, Tahun 2015.
Kawasan Perkotaan Baru (KPB)/Kota Terpadu Mandiri (KTM) KIKIM Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan.
Nawa Cita Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menelurkan sembilan prioritas komponen atau kegiatan yang disebut Nawa Kerja, untuk menangani permasalahan maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan di desa, daerah tertinggal dan transmigrasi.
Berdasarkan Fokus Prioritas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Tahun 2015-2019, Pembangunan dan pengembangan Kawasan Perkotaan Baru (KPB) sebagai pusat pertumbuhan (poin 6). Pada tahun 2009 telah ditetapkan 44 KTM di Kawasan transmigrasi berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Nomor Kep.293/MEN/IX/2009 tentang Penetapan Lokasi Kota Terpadu Mandiri (KTM) di Kawasan Transmigrasi. Kemudian pada tahun 2011 menyusul ditetapkannya 4 KTM baru sehingga saat ini berjumlah 48 KTM/KPB.
Pembangunan dan pengembangan Kawasan transmigrasi merupakan manifestasi untuk perkembangan suatu kota atau provinsi. Selain itu pembangunan transmigrasi juga adalah merupakan upaya untuk mempercepat pembangunan kaawasan-kawasan yang masih tertinggal guna meningkatkan kesejahteraan transmigrasi dan penduduk lokal sekitar.
KTM merupakan program yang dirancang secara holistik dan komperehensif, yang bertujuan membangun Kawasan transmigrasi yang bernuansa perkotaan, sebagai akselerasi pengembangan perekonomian pedesaan dan terwujudnya kawasan transmigrasi yang mandiri.
Seiring dengan perkembangan Kawasan Perkotaan Baru (KPB)/ Kota Terpadu Mandiri (KTM), juga diperluakan adanya penyusunan data dan informasi tentang kawasan-kawasan tersebut yang dapat menunjukkan lebih detail atas keseluruhan informasi yang dimiliki oleh kawasan-kawasan tersebut sehingga perkembangan dari daerah-daerah tersebut dapat terpantau dan dipublikasikan.
Dalam pelaksanaannya, Penyususnan Data dan Informasi Kawasan Perkotaan Baru (KPB)/Kota Terpadu Mandiri (KTM) dilaksanakan dengan manganalisis aspek kewilayahan, kesesuaian lahan komoditas, unggulan, tutupan lahan, karakteristik lahan, geologi, sosial masyarakat dan hierarkhi wilayah, dan mengintegrasikannya untuk perancangan tata guna lahan dan tata ruang KTM. Identifikasi kondisi eksisting dilakukan, menggunakan data sekunder maupun survey lapangan, meliputi survey deliniasi dari desa-desa di KPB/KTM dan data sumber daya fisik dan survey sosial ekonomi wilayah.
Ruang lingkup dari pembahasan buku data dan informasi Kawasan Perkotaan Baru (KPB)/Kota Terpadu Mandiri (KTM) Kikim secara umum menyangkut aspek-aspek seperti profil yang meliputi aspek geografis, aksesibilitas, kondisi fisik, legalitas, kependudukan/SDM, sarana dan prasarana meliputi potensi sumber daya manusia, transportasi dan komunikasi, kelembagaan, kerjasama investasi, komoditas unggulan dan permasalahan yang ada di Kawasan Perkotaan Baru (KPB)/Kota Terpadu Mandiri (KTM).
Buku Data dan Informasi Kawasan Perkotaan Baru (KPB)/Kota Terpadu Mandiri (KTM) Kikim, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan disusun dengan mengacu pada peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor: 9 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengelolaan Data dan Informasi Ketransmigrasian. Buku ini berisi data dan informasi Kawasan Perkotaan Baru (KPB)/Kota Terpadu Mandiri (KTM) Kikim yang meliputi profil kawasan yang terdiri dari letak geografis dan administrative, aksesibilitas, kondisi fisik KPB/KTM, legalitas, kependudukan/sumber daya manusia, sarana pendidikan, sarana kesehatan, saranan peribadatan, sarana olahraga, jaringan Listrik dan air bersih, serta potensi KPB/KTM Kikim terdiri dari potensi sumber daya manusia, transportasi dan komunikasi, kelembagaan, kerjasama investasi, potensi pengembangan kawasan dan permasalahan yang ada pada KPB/KTM Kikim. Data yang disajikan adalah data kawasan yang diolah dari data potensi desa dan kecamatan dalam angka, data dari pemerintah kabupaten Lahat, masterplan kawasan, maupun data perkembangan pemukiman transmigrasi.
Secara administrative KPB/KTM Kikim berada di dalam wilayah kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan, dengan wilayah pengembangan mencakup 3 kecamatan, yaitu kecamatan Kikim barat, Kecamatan Kikim Selatan, dan Kecamatan Kikim Tengah yang terdiri dari 22 desa, dimana dari 12 desa merupakan eks permukiman transmigrasi dan 10 desa setempat.
Penduduk KPB/KTM Kikim berjumlah 19.116 jiwa yang terdiri dari penduduk dari desa setempat dengan jumlah 7.582 jiwa dan penduduk dari desa eks permukiman transmigrasi dengan total penduduk 11.534 jiwa dengan mata pencaharian utama dalah petani.
Sarana dan prasarana pada pusat KPB/KTM Kikim selama 5 tahun terakhir ini mengalami beberapa perkembangan, seperti pembebasan lahan pusat KTM/KPB, pembukaan jalan boulevard, pematang lahan, pembangunan jalan penghubung, pembangunan drainase, peningkatan jalan maupun pembangunan jembatan.
Sarana perekonomian maupun fasilitas ekonomi pada Kawasan Perkotaan Baru(KPB)/Kota Terbaru Mandiri (KTM) Kikim yang terbanyak adalah toko/warung kelontong sebanyak 268 unit, sedangkan paling sedikit koperasi industri kecil dan kerajianan rakyat sebanyak 1 unit dan koperasi pegawai 1 unit. Komoditas unggulan yang ada di Kawasan Perkotaan Baru (KPB)/Kota Terpadu Mandiri (KTM) Kikim adalah tanaman perkebunan kelapa sawit, karet dan kopi.
Diterbitkan oleh :
Pusat Data dan Informasi Badan Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan, dan Informasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi
Tahun 2015
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
Kawasan Perkotaan Baru (KPB)/Kota Terpadu Mandiri (KTM) Kikim, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan, Tahun 2015.
|
|---|---|
| No. Panggil |
R.4.D.35.
|
| Penerbit | Pusdatin, Balilatfo, KDPDTT : Jakarta., 2015 |
| Deskripsi Fisik |
Buku
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
307.2
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Desember 2015
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
98 Lembar
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Ir. Anto Pribadi, MM, MMSI
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






