Image of Kawasan Perkotaan Baru (KPE)/Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lagita, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, Tahun 2015.

Kawasan Perkotaan Baru (KPE)/Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lagita, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, Tahun 2015.



Kawasan Perkotaan Baru (KPE)/Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lagita
Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu.

Pembangunan transmigrasi bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat transmigran dan masyarakat sekitarnya, meningkatkan kemampuan dan produktifitas masyarakat transmigrasi, membangun kemandirian dan mewujudkan integrasi di pemukiman transmigrasi sehingga ekonomi dan sosial budaya mampu tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan dalam rangka mendukung ketahanan pangan serta pembangunan wilayah.

Transmigrasi dilaksanakan dengan pendekatan pengembangan Kawasan sebagai sentra-sentra produksi baru dari berbagai komuditas pertanian, baik pangan, perkebunan, perikanan, maupun berbasis kawasan transmigrasi melalui Kawasan Perkotaan Baru (KPB)/Kota Terpadu Mandiri (KTM) yang dimaksudkan untuk melakukan penguatan terhadap penyelenggara transmigrasi selama ini, sehingga dapat mewujudkan pusat-pusat pertumbuhan baru secara cepat, cermat dan tepat.

KTM merupakan sebuah program yang dirancang secara holistik dan komprehensif, yang bertujuan membangun kawasan transmigrasi bernuansa perkotaan, sebagai akselerasi pengembangan perekonomian perdesaan dan terwujudnya kawasan transmigrasi yang mandiri.

Seiring dengan perkembangan Kawasan Perkotaan Baru (KPB)/Kota Terpadu Mandiri (KTM), juga diperlukan adanya penyusunan data dan informasi tentang kawasan-kawasan tersebut yang dapat menunjukkan lebih detail atas keseluruhan informasi yang dimiliki oleh kawasan-kawasan tersebut sehingga perkembangan dari daerah-daerah tersebut dapat terpantau dan dipublikasikan.

Dalam pelaksanaannya, penyusunan data dan Informasi Kawasan Perkotaan Baru (KPB)/Kota Terpadu Mandiri (KTM) dilaksanakan dengan manganalisis aspek kewilayahan, kesesuaian lahan komoditas, unggulan, tutupan lahan, karakteristik lahan, geologi, sosial masyarakat dan hierarkhi wilayah, dan mengintegrasikannya untuk perancangan tata guna lahan dan tata ruang KTM. Identifikasi kondisi eksisting dilakukan, menggunakan data sekunder maupun survey lapangan, meliputi survey deliniasi dari desa-desa di Kawasan KPB/KTM dan data sumber daya fisik dan survey sosial ekonomi wilayah.

Ruang lingkup dari pembahasan buku data dan informasi Kawasan Perkotaan Baru (KPB)/Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lagita secara umum menyangkut profil Kawasan yang meliputi aspek geografis dan administratif, aksesibilitas, kondisi fisik, legalitas, kependudukan/SDM, sarana dan prasarana kawasan, potensi pengembangan SDM, transportasi dan komunikasi, kelembagaan, potensi pengembangan kawasan, dan permasalahan di Kawasan Perkotaan Baru (KPB)/Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lagita.

Kawasan Perkotaan Baru (KPB)/Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lagita terdiri dari tujuh kecamatan yaitu meliputi Kecamatan Batik Nau, Kecamatan Giri Mulya, Kecamatan Padang Jaya, Kecamatan Ketahun, Kecamatan Napal Putih, Kecamatan Lais dan Kecamatan Air Padang. Luas wilayah KPB/KTM Lagita 126.733 ha. KTM Lagita juga terdapat 22 unit desa eks permukiman transmigrasi yang merupakan desa definitif. Untuk Tingkat perkembangan desa eks permukiman transmigrasi terdapat 6 unit desa tertinggal, 7 unit desa berkembang, 9 unit desa mandiri, sedangkan pada Tingkat perkembangan desa setempat terdapat 42 unit desa setempat meliputi 9 unit desa tertinggal, 27 unit desa berkembang, 6 unit desa mandiri.


Diterbitkan oleh :
Pusat Data dan Informasi, Badan Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan, dan Informasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi
Tahun 2015
Buku Data dan Informasi, Kawasan Perkotaan Baru (KPB)/Kota Terpadu Mandiri (KTM) LAGITA Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Kawasan Perkotaan Baru (KPE)/Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lagita, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, Tahun 2015.
No. Panggil
R.4.D.34.
Penerbit Pusdatin, Balilatfo, KDPDTT : Bengkulu.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
307.2
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Pertama 2015
Subyek
Info Detil Spesifik
100 Lembar
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this