Image of Kota Terpadu Mandiri (KTM) Pawonsari, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Tahun 2014.

Kota Terpadu Mandiri (KTM) Pawonsari, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Tahun 2014.



KOTA TERPADU MANDIRI (KTM) PAWONSARI :

Pengembangan kawasan transmigrasi di wilayah khususnya di daerah tertinggal atau terisolasi dimensi aksebilitas menjadi faktor yang penting hal ini sesuai Peraturan pemerintah R.I Nomor 2 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan transmigrasi pada pasal 13 ayat (1) Dan (2) Menegaskan Bahwa salah satu syarat kawasan yang diperuntukkan sebagai rencana wilayah pengembangan Transmigrasi adalah kesesuaian dengan tata ruang wilayah / daerah perencanaannya harus sejalan dengan Rencana Umum Tata Ruang Kabupaten / Kota (RUTRK) dan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP). Pengembangan kawasan transmigrasi harus memenuhi syarat memiliki potensi yang dapat dikembangkan sebagai produk unggulan yang memenuhi skala ekonomi, memiliki kemudahan hubungan antara kota atau wilayah yang sedang berkembang dan tingkat kepadatan penduduk yang masih rendah.

Salah satu misi transmigrasi mendukung pembangunan daerah dan wilayah termasuk kawasan transmigrasi (KTM) daerah tertinggal hal itu sejalan dengan nota kesepahaman bersama (MOU) tentang keterpaduan program Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian dengan Program Pembangunan Daerah Tertinggal di Kawasan Tranmsigrasi hal tersebut dimaksudkan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat serta untuk meningkatkan kualitas dan pembangunan ekonomi daerah-daerah tertinggal di kawasan transmigrasi. MOU Nota kesepahaman bersama dimaksudkan tersebut sebagai upaya untuk meretas 183 Kabupaten yang dinyatakan sebagai daerah tertinggal dimana sebanyak 50 Kabupaten di prioritaskan penanganannya, pada tahun 2012, kementerian tenaga kerja dan transmigrasi membangun 13 kawasan transmigrasi (KTM) di 13 Kabupaten dari 50 daerah tertinggal, salah satu dari 50 Kabupaten tertinggal yang telah dicanangkan adalah Kabupaten Boalemo - Provinsi Gorontalo, Kabupaten Boalemo sebagai bagian dari potensi sumber daya alam dicanangkan sebagai di wilayah Kabupaten Boalemo dicadangkan pada satu areal kawasan, yaitu Kawasan KTM Pawonsari.

KTM Pawonsari memiliki SDA dan SDM yang berpotensi meningkatkan ketertinggalan daerahnya dan berkembang menjadi salah satu kawasan yang mandiri dan cepat tumbuh, dan dari sudut kepentingan ekonomi menjadi pilihan untuk pengembangan tanaman pangan dan tahunan serta peternakan, ke depan perlu pengembangan kawasan agroindustri / agropolitan sebagai sentra produksi pertanian dan peternakan serta besarnya potensi pariwisata di Kawasan KTM Pawonsari dan Kabupaten Boalemo yang perlu di dukung sarana prasarana yang memadai yang diharapkan dapat mempercepat terbentuknya pusat pertumbuhan baru, berkaitan dengan hal tersebut maka dibutuhkan informasi mengenai potensi kawasan transmigrasi guna menunjang kegiatan perencanaan dan penyusunan kebijakan pembangunan kawasan transmigrasi.

Buku Data dan Informasi, Potensi Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Daerah Tertinggal)
Kota Terpadu Mandiri (KTM) Pawonsari, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo

Pusat Data dan Informasi Ketransmigrasian
Badan Penelitian, Pengembangan dan Informasi
Kementerian Tenaga Kerja da Transmigrasi
Tahun 2014


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Kota Terpadu Mandiri (KTM) Pawonsari, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Tahun 2014.
No. Panggil
R.4.D.38.
Penerbit Pusdatintrans, Balilatfo, Kemnakertrans : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
307.2
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
September 2014
Subyek
Info Detil Spesifik
57 Halaman
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this