Image of Berbagai Model Pemukiiman Kembali - Studi Perbandingan Beberapa Negara, Tahun 2005.

Berbagai Model Pemukiiman Kembali - Studi Perbandingan Beberapa Negara, Tahun 2005.



Berbagai negara menyelenggarakan kebijakan pemukiman kembali (resettlement) didasari latar belakang yang berbeda-beda dan tujuan yang beragam, seperti memecahkan masalah persebaran penduduk, menginginkan adanya penduduk di daerah frontier (frontier areas), membuang orang-orang yang dipenjarakan karena melanggar hukum, memberi kompensasi bagi penduduk yang kehilangan lahan pertanian karena bencana atau kegiatan pembangunan oleh pemerintah, upaya pendistribusian tenaga kerja, promosi pengusahaan pertanian secara modern, peningkatan kesejahteraan petani serta sebagai geostrategik (memukimkan penduduk di wilayah perbatasan dan membangun bangsa).
Buku ini menyajikan studi komparasi dengan tujuan menemukenali pengalaman-pengalaman dari berbagai Negara dalam hal menyelenggarakan program pemukiman kembali yang diselenggarakan oleh Thailand, Vietnam, Malaysia, Australia, Tunisia dan Brazil menurut beberapa model berdasarkan data sekunder. Hal-hal yang dicermati dan dikaji adalah latar belakang penyelenggaraan pemukiman kembali, tujuan penyelenggaraan, model yang diterapkan dan keberhasilan yang dicapai.
Enam (6) model pemukiman kembali yang diterapkan di 6 negara dipelajari dalam buku ini, yaitu : Self Help Land Settlement di Thailand, Federal Land Development (FELDA) di Malaysia, New Economic Zone di Vietnam, Transmigrasi di Indonesia, Madjerda Valley di Tunisia, Namatjira di Australia, dan Incra Precidencia di Brazil.
Hasil komparasi dari model pemukiman kembali di 6 negara menunjukkan bahwa program pemukiman kembali memiliki tujuan ganda yang dapat dikelompokkan dalam kategori tujuan demografis, ekonomi, social dan politik. Perpindahan penduduk dari daerah padat penduduk ke yang lebih jarang cenderung menjadi tujuan pemukiman kembali dan ditinjau dari tujuan ekonomi program pemukiman kembali dikaitkan dengan isu kesenjangan antar daerah antar wilayah dalam pengembangan pertanian, misi sosialnya adalah kebutuhan meningkatkan pendapatan masyarakat miskin, membagikan lahan kepada petani kecil dan lain-lain.
Secara umum model penyelenggaraan pemukiman kembali dilaksanakan melalui beberapa kegiatan meliputi seleksi dan penyiapan lokasi pemukiman, seleksi calon pemukiman serta pemilihan komoditas dan penggunaan lahan dalam aktivitas ekonomi pemukiman.
Buku ini juga menggambarkan bahwa pada program pemukiman kembali, distribusi atau pemindahan penduduk bukanlah menjadi tujuan utama, melainkan ekonomi dan politik merupakan tujuan akhir yang ingin dicdapai. Dalam aspeok geopolitik, pemukimkan kembali menjadi penting sebagai pendekatan bagi negara untuk melakukan okupasi pada daerah-daerah rawan dan strategis.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Berbagai Model Pemukiiman Kembali - Studi Perbandingan Beberapa Negara, Tahun 2005.
No. Panggil
R.1.A.47.
Penerbit PT. Pustaka Sinar Harapan : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979-416-865-3
Klasifikasi
307.2
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Desember 2005
Subyek
Info Detil Spesifik
152 Lembar
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this