Detail Cantuman
Advanced SearchMendulang Investasi Di Kawasan Transmigrasi, Tahun 2023.
Salam Transpolitan.
Investasi adalah suatu kegiatan menanamkan modal, baik langsung maupun tidak, dengan harapan pada waktunya nanti modal akan mendapatkan sejumlah keuntungan dari hasil penanaman modal tersebut.
Istilah investasi berasal dari kata bahasa Italia, investire yang berarti memakai atau menggunakan. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, investasi adalah penanaman uang atau modal pada suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.
Perjuangan maha berat di awal pembukaan wilayah transmigrasi, sudah membuahkan hasil, saatnya kini mewujudkan cita-cita para pejuang transmigrasi. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi pun mendorong para investor untuk menanamkan modalnya di Kawasan ini dengan memberikan regulasi yang mempermudah gerak investor untuk berinvestasi maju bersama masyarakat sekitar.
Berbagai komoditas unggulan muncul dari Kawasan Transmigrasi yang mulai dibangun sejak tahun 1950-an di berbagai Pulau di luar Pulau Jawa ini, Transmigrasi yang semula bertujuan menyebarkan penduduk agar tidak hanya menumpuk di Pulau Jawa itu, kini menunjukan tujuan akhir yang nyata. Tak hanya kelapa sawit yang di awal menjadi primadona, transmigrasi juga mengembangkan potensi lain seperti mina perikanan, buah-buahan, bahkan wisata.
Menggali Potensi Di Tanah Transmigrasi.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) melalui Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi melakukan sebuah terobosan dalam pengembangan kawasan transmigrasi di Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung. Program tersebut dikenal dengan istilah Creating Shared Value (CSV).
Program ini memiliki tujuan untuk menciptakan nilai bersama antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah.
Pengembangan kawasan transmigrasi melalui budidaya singkong merupakan terobosan perdana di Indonesia. Program CSV budi daya singkong yang dilakukan di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung akan dieksekusi langsung oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Mesuji, PT. Umas Jaya Agrotama, serta masyarakat setempat.
Program kerja sama (partnership) yang berbentuk CSV merupakan program kemitraan budi daya singkong yang pertama kali dilakukan di Indonesia dan perdana di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung. Diketahui bahwa program CSV tersebut sebelumnya dimaksudkan untuk program kemitraan dengan komoditas pisang cavendish, namun setelah dilakukan kajian yang mandalam tentang kondisi tanah, struktur tanah, potensi air, kemiringan tanah, ekologi tanah rawa, gambut, serta faktor hama. Perlu disadari bahwa mengendalikan faktor-faktor tersebut pada ketinggian di bawah 400 meter di atas permukaan laut cukup sulit. Sehingga terdapat perubahan rencana dan dialihkan ke pengembangan komoditas singkong.
Program kemitraan singkong tersebut melibatkan peran pihak ketiga, seperti CV, Koperasi, dan BUMdes/BUMDesMa, yang akan berperan dalam mencatat dan mengajukan aktivitas budi daya petani serta melakukan monitoring terhadap lahan mitra. Petani mitra akan melakukan aktivitas budi daya sesuai dengan kesepakatan perjanjian kerja sama dan mengirimkan seluruh hasil budi daya ke PT. Umas Jaya Agrotama.
Skema bisnis dalam kemitraan CSV telah ditetapkan harga singkong sebesar Rp 1.350,00/kg flat selama 1 tahun dengan besaran refraksi sebesar 20%. PT. Umas Jaya Agrotama akan berperan menjadi pembeli langsung dari hasil panen patani dalam program budi daya singkong tersebut. Selain itu PT. Umas Jaya Agrotama akan berperan dalam pemberian pinjaman modal tanpa bunga yang akan disalurkan melalui BUMDes/BUMDesMa. Pinjaman tersebut akan diakumulasikan saat pembayaran hasil panen.
Diuraikan bahwa aktivitas yang akan mendapatkan pinjaman meliputi bajak, ridger, tanaman, sulam pupuk I, aplikasi herbisida I, pupuk II, aplikasi herbisida II, dan aplikasi herbisida III. namun aktivitas panen dan transportasi tidak akan mendapatkan pinjaman. "Dalam skema bisnis kemitraan CSV telah ditetapkan harga singkong Rp 1.350,00/kg flat selama 1 tahun dengan besaran refraksi sebesar 20%. PT. Umas Jaya Agrotama akan berperan sebagai offtaker dan pemberi pinjaman modal tanpa bunga".
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
Mendulang Investasi Di Kawasan Transmigrasi, Tahun 2023.
|
|---|---|
| No. Panggil |
R.25.C.4.
|
| Penerbit | Dit. Jend PPKTrns : Jakarta., 2023 |
| Deskripsi Fisik |
Buku
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
2693-7732
|
| Klasifikasi |
307.2
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Juni 2023
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
76 Lembar2693
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Danton Ginting Munthe, Rr.Aisyah Gamawati
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






