Image of Profil KTM (Kota Terpadu Mandiri)/KPB (Kawasan Perkotaan Baru) Kantisa, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi tenggara, Tahun 2018.

Profil KTM (Kota Terpadu Mandiri)/KPB (Kawasan Perkotaan Baru) Kantisa, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi tenggara, Tahun 2018.



Tujuan.
Tujuan dari Penyusunan Buku Data dan Informasi KTM/KPB Kantisa adalah :
1. Memberikan gambaran mengenai kondisi KTM/KPB Kantisa.
2. Sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan arah pembangunan dalam ruang lingkup Kementerian Desa, Pembangunan daerah tertinggal dan Transmigrasi di pusat maupun daerah.

Letak Geografis dan Administratif.
Secara geografis Kawasan KTM/KPB Kantisa terletak di kabupaten Muna Bara, Provinsi Sulawesi Tenggara. Sedangkan secara administratif wilayah pengembangan KTM/KPB Kantisa mencakup 8 kecamatan yaitu : Kecamatan Tiworo Kepulauan, Napono Kusambi, Kusambi, Sawerigadi, Tiworo Tengah, Tiworo Utara, Maginti, dan Kecamatan Tiworo Selatan.

Status Desa di KTM/KPB Kantisa.
Berdasarkan data Pusat Data dan Informasi Kemendesa, PDT dan Transmigrasi tentang Indkes Desa Membangun (IDM) Tahun 2014, status desa berdasarkan nilai IDM 2014 di KTM/KPB Kantisa terdapat 12 desa berkembang, 19 desa tertinggal dan 1 desa sangat tertinggal.

Aksesibilitas.
Pencapaian menuju ke lokasi KTM/KPB Kantisa. Jakarta - Kendari ditempuh 1,5 jam dengan Pesawat Udara. Kendarai - Pelabuhan Raha di Pulau Muna ditempuh selama 3 jam melalui Jalur Laut. Pelabuhan Raha - Lokasi KTM/KPB Kantisa berjarak 45,3 km ditempuh selama 2 jam dengan kendaraan Roda 4.

Kependudukan.
Jumlah penduduk di KTM/KPB Kantisa yang tersebar di 8 kecamatan sebanyak 57.505 jiwa, yang terdiri dari jumlah penduduk laki-laki 28.485 jiwa, dan jumlah penduduk perempuan 29.020 jiwa.
Pendidikan.
Jumlah fasilitas pendidikan di KTM/KPB Kantisa sebanyak 154 unit, yang terdiri dari : TK/RA 33 unit, SD/MI 67 unit, SLTP/MTS 29 unit, dan SMA/SMK/MA 25 unit.
Kesehatan.
Fasilitas kesehatan yang terdapat di KTM/KPB Kantisa seperti : Puskesmas 11 unit, dan Posyandu 94 unit. Sedangkan tenaga kesehatan yaitu : Perawat 5 orang, Bidan 1 orang, Tenaga kesehatan lainnya 4 orang.
Agama dan Peribadatan.
Agama yang dianut di KTM/KPB Kantisa yang mendominasi adalah Islam dan Hindu. Sedangkan fasilitas peribadatan sampai tahun 2017 sebanyak 146 unit, antara lain : Masjid dan Mushola 127 unit, Gereja 5 unit, Pura 12 unit, dan Vihara 2 unit.

Sarana Telekomonikasi.
Keberadaan Menara Base Transceiver Station (BTS) di delinasi kecamatan yang termasuk dalam KTM/KPB Kantisa yaitu sebanyak 5 desa (8%) ada BTS, dan 58 (92%) desa tidak ada Menara BTS.Potensi Pengembangan Usaha.

Potensi Pengembangan Usaha.
Potensi tanaman pangan dan perkebunan yang ada di KTM/KPB Kantisa seperti :
1. Tanaman Pangan : Padi sawah, Jagung, Ubi kayu, Ubi Jalar, Kacang Tanah, dan Kacang Kedelai.
2. Tanaman Perkebunan : Kelapa, Kopi, Kapuk, Lada, Jambu Mete, Coklat, Pinang, Enau, dan Asam Jawa.
Potensi Peternakan.
1. Populasi Ternak : Sapi, Kambing, dan Babi.
2. Populasi Jenis Unggas : Ayam Buras, Ayam Pedaging, Ayam Petelur, dan Itik.
Potensi Perikanan.
Potensi usaha pada sektor perikanan di KTM/KPB Kantisa adalah : Perikanan Tangkap dan Perikanan Budidaya.
1. Jenis Perikanan Budidaya : Udang, Bandeng, Kerapu, Lobster dan Rumput Laut.
2. Jenis Perikanan Budidaya seperti : Budidaya Laut, Tambak, Kolam, dan Keramba.

Kelembagaan Ekonomi.
Lembaga ekonomi maupun fasilitas ekonomi di KTM/KPB Kantisa yaitu : Koperasi Unit Desa sejumlah 16 unit, BNI, BRI, dan Bank Sultra.



Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Profil KTM (Kota Terpadu Mandiri)/KPB (Kawasan Perkotaan Baru) Kantisa, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi tenggara, Tahun 2018.
No. Panggil
R.4.D.30.
Penerbit Pusdatin, Balilatfo : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-7129-22-6
Klasifikasi
307.2
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Desember 2018
Subyek
Info Detil Spesifik
41 Lembar
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this