Image of Data dan Informasi Desa, Penerangan Jalan, Tahun 2016.

Data dan Informasi Desa, Penerangan Jalan, Tahun 2016.



Akses Ke Penerangan Jalan Mulai dari Aceh s/d Papua Barat.
Masing-Masing sebagai contoh diambil 1 Provinsi.
Provinsi Aceh :
Untuk provinsi Aceh dengan jumlah data desa diolah sebanyak 6.474 desa, atau Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 1.146 desa. berasal dari non listrik & listrik non pemerintah dan 2.518 desa berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 2.810 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kota Banda Aceh, Kota Sabang, dan Kota Langsa. Sementara 3 kabupaten/kota tertinggi dengan desa yang belum terdapat penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tenggara, dan Kabupaten Simeulue.

Provinsi Jawa Barat :
Untuk Provinsi Jawa Barat dengan jumlah data desa diolah sebanyak 5.319 desa. Jumlah desa yang mendapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 673 desa atau berasal dari non listrik & listrik non pemerintah, dan 3.751 desa berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 895 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan presentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kabupaten Ciamis (91,86%), Kabupaten Subang (90,57%), dan Kabupaten Tasikmalaya (88,89%). Sementara tiga kabupaten/kota tertinggi dengan presentase desa yang belum ada penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Cianjur (54,39%), Kabupaten Bandung Barat (51,52%), dan Kabupaten Garut (42,99%).
Provinsi Jawa Tengah :
Untuk Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah data desa diolah sebanyak 7.809 desa. Jumlah desa yang mendapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 2.783 desa atau dari non listrik & listrik non pemerintah, dan 4.783 desa atau berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 248 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kabupaten Kudus (85,37%), Kabupaten Brebes (84,93%), dan Kabupaten Purbalingga (79,91%). Sementara tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang belum ada penerangan di jalan utama yaitu : Kabupaten Boyolali (11,11%), Kabupaten Blora (9,96%), dan Kabupaten Purworejo (7,89%).
Provinsi D.I. Yogyakarta :
Untuk Provinsi D.I. Yogyakarta dengan jumlah data desa diolah sebanyak 392 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 148 desa atau berasal dari non listrik & listrik non pemerintah, dan 234 desa atau berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 2,55% atau desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kabupaten Sleman (73,26%), Kabupaten Bantul (61,33%) dan Kabupaten Gunung Kidul (52,25%). Sementara tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang belum ada penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Sleman (3,49%), Kabupaten Kulon Progo (3,45%) dan Kabupaten Bantul (2,67%).
Provinsi Jawa Timur :
Untuk Provinsi Jawa Timur dengan jumlah data desa diolah sebanyak 7.723 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 2.460 desa atau berasal dari non listrik & listrik non pemerintah, dan 4.819 desa atau berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 5,75% atau 444 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kota Batu (100%), Kabupaten Jember (92,92%) dan Kabupaten Sidoarjo (89,75%). Sementara tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang belum ada penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Sampang (27,78%), Kabupaten Sumenep (25,15%) dan Kabupaten Bangkalan (20,88%).
Provinsi Banten :
Untuk Provinsi Banten dengan jumlah data desa diolah sebanyak 1.238 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 212 desa atau berasal dari non listrik & listrik non pemerintah, dan 438 desa atau berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 47,50% atau 588 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kabupaten Serang (44,48%), Kabupaten Lebak (39,41%) dan Kabupaten Tangerang (37,80%). Sementara tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang belum ada penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Pandegelang (60,12%), Kabupaten Tangerang (48,16%) dan Kabupaten Lebak (42,65%).
Provinsi Bali :
Untuk Provinsi Bali dengan jumlah data desa diolah sebanyak 636 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 208 desa atau berasal dari non listrik & listrik non pemerintah, dan 412 desa atau berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 2,52% atau 16 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Terdapat empat kabupaten/kota yang penerangan di jalan utama desa-desanya berasal dari listrik pemerintah yaitu : Kabupaten Jembrana, Kabupaten Badung, Kabupaten Karangasem, dan Kota Denpasar. Namun demikian masih terdapat kabupaten/kota yang desa-desanya belum ada penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Bangli (20,59%) dan Kabupaten Buleleng (1,55%).

Provinsi Nusa Tenggara Barat :
Untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan jumlah data desa diolah sebanyak 995 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 131 desa atau berasal dari non listrik & listrik non pemerintah, dan 569 desa atau berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 295 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kabupaten Lombok Timur (83,68%), Kabupaten Lombok Barat (66,39%) dan Kabupaten Sumbawa (62,42%). Sementara tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang belum ada penerangan di jalan utama yaitu : Kabupaten Bima (61,78%), Kabupaten Dompu (45,83%) dan Kabupaten Lombok Utara (45,45%).
Provinsi Nusa Tenggara Timur :
Untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan jumlah data desa diolah sebanyak 2.950 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 37 desa atau berasal dari non listrik & listrik non pemerintah yaitu : Kabupaten Ngada (13,33%), Kabupaten Timur Tengah Utara (8,70%) dan Kabupaten Nagekeo (8,25%). Sementara terdapat empat kabupaten/kota yang desa-desanya belum terdapat penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Alor, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Nagekeo, dan Kabupaten Sabu Raijua.

Provinsi Kalimantan Barat :
Untuk Provinsi Kalimantan Barat dengan jumlah data desa diolah sebanyak 1.908 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 89 desa atau berasal dari non listrik & listrik non pemerintah, dan 356 desa atau berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 1.463 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kabupaten Sambas (71,50%), Kabupaten Mempawah (58,33%) dan Kabupaten Kubu Raya (22,41%). Sementara tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa belum ada penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Melawi (94,08%), Kabupaten Landak (90,38%) dan Kabupaten Sintang (89,32%).
Provinsi Kalimantan Tengah :
Untuk Provinsi Kalimantan Tengah dengan jumlah data desa diolah sebanyak 1.434 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 143 desa atau berasal dari non listrik & listrik non pemerintah, dan 173 desa atau berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 1.118 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kabupaten Kotawaringan Barat (45,68%), Kabupaten Barito Timur (32,67%) dan Kabupaten Seruyan (19,59%). Sementara tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa belum ada penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Barito Utara (93,55%), Kabupaten Gunung Mas (93,04%) dan Kabupaten Lamadau (88,24%).
Provinsi Kalimantan Selatan :
Untuk Provinsi Kalimantan Selatan dengan jumlah data desa diolah sebanyak 1.864 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 504 desa berasal dari non listrik & listrik non pemerintah, dan 988 desa berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 19,96% atau 372 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kabupaten Tabalong (92,62%), Kabupaten Hulu Sungai Utara (81,13%) dan Kabupaten Balangan (72,08%). Sementara tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang belum ada penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Kota Baru (40,40%), Kabupaten Tanah Bumbu (32,41%) dan Kabupaten Barito Kuala (23,59%).
Provinsi Kalimantan Timur :
Untuk Provinsi Kalimantan Timur dengan jumlah data desa diolah sebanyak 833 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama sebanyak 833 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 104 desa berasal dari non listrik & listrik non pemerintah, dan 205 desa berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 62,91% atau 524 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa listrik pemerintah yaitu : Kabupaten Paser (45,32%), Kabupaten Kutai Kartanegara (39,90%) dan Kabupaten Berau (26,80%). Sementara tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang belum ada penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Mahakam Hulu (86%), Kabupaten Kutai Barat (84,21%) dan Kabupaten Penajam Paser Utara (76,67%).
Provinsi Kalimantan Utara :
Untuk Provinsi Kalimantan Utara dengan jumlah data desa diolah sebanyak 447 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 39 desa berasal dari non listrik & listrik non pemerintah, dan 64 desa berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 76,96% atau 344 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kabupaten Bulungan (35,14%), Kabupaten Malinau (14,68%) dan Kabupaten Nunukan (7,76%). Sementara tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang belum ada penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Nunukan (84,91%), Kabupaten Malinau (80,73%) dan Kabupaten Tana Tidung (65,63%).

Provinsi Sulawesi Utara :
Untuk Provinsi Sulawesi Utara dengan jumlah data desa diolah sebanyak 1.490 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 266 desa berasal dari non listrik & listrik non pemerintah, dan 554 desa berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 44,97 % atau 670 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Kepulauan Talaud (85,21%), Kabupaten Kepulauan Sangihe (77,24%) dan Kabupaten Bolaang Mongodow Selatan (64,20%).
Provinsi Sulawesi Tengah :
Untuk Provinsi Sulawesi Tengah dengan jumlah data desa diolah sebanyak 1.839 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 371 desa berasal dari non listri & listrik non pemerintah, dan 744 desa berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 39,37 atau 724 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kabupaten Parigi Moutong (69,06%), Kabupaten Sigi (66,48%) dan Kabupaten Tojo Una Una (54,48%). Sementara tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa belum ada penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Banggai Laut (73,02%), Kabupaten Banggai Kepulauan (65,96%) dan Kabupaten Buol (62,96%).
Provinsi Sulawesi Selatan :
Untuk Provinsi Sulawesi Selatan dengan jumlah data desa diolah sebanyak 2.253 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 242 desa berasal dari non listrik & listrik non pemerintah, dan 1.215 desa berasal dari listrik pemerintah. Sisanya 769 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kabupaten Soppeng (95,92%), Kabupaten Bantaeng (86,96%) dan Kabupaten Sidenreng Rappang (86,76%). Sementara tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang belum ada penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Tana Toraja (79,65%), Kabupaten Toraja Utara (78,50%) dan Kabupaten Luwu Timur (64,52%).
Provinsi Sulawesi Tenggara :
Untuk Provinsi Sulawesi Tenggara dengan jumlah data desa diolah sebanyak 1.820 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 241 desa berasal dari non listrik & listrik non pemerintah, dan 247 desa berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 1.332 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kabupaten Kolaka (30,00%), Kabupaten Kolaka Utara (28,35%) dan Kabupaten Buton Selatan (25,00%). Sementara tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang belum ada penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Konawe Kepulauan (95,83%), Kabupaten Muna Barat (88,89%) dan Kabupaten Wakatobi (88,16%).
Provinsi Gorontalo :
Untuk Provinsi Gorontalo dengan jumlah data desa diolah sebanyak 657 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 207 desa berasal dari non listrik & listrik pemerintah, dan 254 desa berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 196 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kabupaten Pahuwato (71,29%), Kabupaten Bone Bolango (47,50%) dan Kabupaten Boalemo (45,12%). Sementara tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang belum ada penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Gorontalo Utara (45,53%), Kabupaten Bone Bolango (40,%) dan Kabupaten Boalemo (34,15%).
Provinsi Sulawesi Barat :
Untuk Provinsi Sulawesi Barat dengan jumlah data desa diolah sebanyak 576 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 34 desa berasal dari non listrik & listrik non Pemerintah, dan 96 desa berasal dari listrik pemerintah. Sisanyan sebesar 446 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kabupaten Polewali Mandar (36,81%), Kabupaten Majene (25,81%) dan Kabupaten Mamuju Tengah (77,78%).

Provinsi Maluku :
Untuk Provinsi maluku dengan julah data desa diolah sebanyak 1.191 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 243 desa berasal dari non listrik & listrik non pemerintah, dan 204 desa berasal dari listrik non & listrik non pemerintah, dan 204 desa berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 744 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kota Ambon (86,67%), Kabupaten Maluku Tengah (42,63%) dan Kota Tual (23,08%). Sementara tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang belum ada penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Maluku Tenggara Barat (90,50%), Kabupaten Kepulauan Aru (86,32%) dan Kabupaten Buru Selatan (84,81%).
Provinsi Maluku Utara :
Untuk Provinsi Maluku Utara dengan jumlah data desa diolah sebanyak 1.063 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 173 desa berasal dari non listrik & listrik non pemerintah, dan 179 desa berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 711 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kota Tidore Kepulauan (34,69%) Kabupaten Halmahera Timur (27,45%) dan Kabupaten Halmahera Barat (26,47%). Sementara tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang belum ada penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Pulau Talibu (97,18%), Kabupaten Kepulauan Sula (82,05%) dan Kabupaten Halmahera Selatan (74,60%).

Provinsi Papua Barat :
Untuk Provinsi Papua Barat dengan jumlah data desa diolah sebanyak 1.628 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 209 desa berasal dari non listrik & listrik non pemerintah, dan 211 desa berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 1.208 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kabupaten Tambrauw (25,12%), Kabupaten Maybrat (20,85%), dan Kabupaten Teluk Bintuni (17,39%). Sementara tiga kabupaten/kota tertinggi dengan persentase desa yang belum ada penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Pegunungan Arfak (92,17%), Kabupaten Manokwari Selatan (89,47%) dan Kabupaten Sorong Selatan 85,12%),
Provinsi papua :
Untuk Provinsi Papua dengan julah data desa diolah sebanyak 5.118 desa. Jumlah desa yang terdapat penerangan di jalan utama desa sebanyak 171 desa berasal dari non listrik & listrik non pemerintah, dan 377 desa berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 4.570 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan jumlah desa dalam persentase yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik & listrik non pemerintah, dan 377 desa berasal dari listrik pemerintah. Sisanya sebesar 4.570 desa belum terdapat penerangan di jalan utama desa.
Tiga kabupaten/kota tertinggi dengan jumlah desa dalam persentase yang terdapat penerangan di jalan utama desa dari listrik pemerintah yaitu : Kabupaten Keeron (36,26%), Kota Jayapura (36,18%) dan Kabupaten Lanny Jaya (31,07%). Sementara masih terdapat tiga kabupaten/kota yang di desa-desanya belum ada penerangan di jalan utama desa yaitu : Kabupaten Jaya, Kabupaten Nduga dan kabupaten Puncak.




Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Data dan Informasi Desa, Penerangan Jalan, Tahun 2016.
No. Panggil
R.3.A.50.
Penerbit Pusdatin, Balilatfo, KDPDTT : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
307.7
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Agustus 2016
Subyek
Info Detil Spesifik
88 Lembar
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this