Image of Kawasan Perdesaan DAS Penghasil Karet, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, tahun 2016.

Kawasan Perdesaan DAS Penghasil Karet, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, tahun 2016.



Profil Kabupaten kapuas.
Kawasan Perdesaan DAS Penghasil Karet terletak di Kecamatan Mantangai (8 desa) dan Kecamatan Timpeh (1 Desa), Kabupaten kapuas, Provinsi kalimantan Tengah.
Kabupaten Kapuas merupakan salah satu dari 14 Kabupaten/Kota yang ada di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. Sejak tahun 2002 Kabupaten Kapuas dimekarkan menjadi 3 Kabupaten yaitu Kabupaten Kapuas (Kabupaten Induk), Kabupaten Pulang Pisau, dan Kabupaten Gunung Mas. Hasil pemekaran yang dibentuk berdasarkan UU No. 5 Tahun 2002. Kabupaten Kapuas adalah salah satu dari Kabupaten otonom eks daerah Dayak Besar dan Swapraja Kotawaringin yaang termasuk dalam wilayah Karesidenan kalimantan Selatan.
Luas wilayah Kabupaten Kapuas adalah 14.999 km2 atau 14.999.000 Ha (9,77% dari luas wilayah Provinsi Kalimantan Tengah) terbagi dalam 2 kawasan yaitu kawasan pasang surut dan kawasan non pasang surut. Ibukota Kapuas adalah Kuala Kapuas.
Kabupaten Kapuas membawahi 17 kecamatan, 233 desa/kelurahan yang terdiri dari 214 desa, 17 kelurahan, dan 2 UPT dan panjang pantai 189,85 km yang meliputi 5 desa di Kecamatan Kapuas Kuala.
Kabupaten Kapuas lebih mudah diakses dari Banjarmasin. Jarak pusat kota Banjarmasin ke Ibukota Kabupaten Kapuas hanya 56,6 km atau kurang lebih 90 menit jalan trans Kalimantan sedangkan jarak dari pusat kota Palangkaraya ke Ibukota Kabupaten Kapuas 137 km atau kurang lebih 150 menit jalan darat trans Kalimantan.
Kependudukan :
Jumlah penduduk Kabupaten Kapuas tahun 2015 sebanyak 348.049 orang, yang terdiri dari 177.648 orang penduduk laki-laki dan 170.401 orang penduduk perempuan.
Sarana Pendidikan :
Terdapat fasilitas pendidikan mulai setingkat SD, SMP, SMA/SMK setiap kecamatan di Kabupaten Kapuas. Jumlah SD/Sederajat baik negeri maupun swasta sebanyak 662 unit, SMP/Sederajat baik negeri maupun swasta 562 unit, dan SMA/Sederajat baik negeri maupun swasta 58 unit.
Sarana Kesehatan :
Fasilitas kesehatan di Kabupaten Kapuas, antara lain Rumah Sakit Umum, Rumah Sakit Jiwa, Rumah Sakit Bersalin, Rumah Sakit Khusus lainnya, Puskesmas Perawatan, Puskesmas non Perawatan, Puskesmas Keliling, Puskesmas Pembantu, Rumah Sakit Bersalin, Klinik/Balai Kesehatan, Praktek Dokter Perorangan, Praktek Pengobatan Tradisional, Poskesdes, Polindes, Posyandu, Apotek, dan Toko Obat.
Sarana Ibadah :
Fasilitas sarana ibadah yang ada seperti Masjid sebanyak 639 buah, Mushola 362 buah, Gereja Kristen Protestan 236, Gereja Katolik 16 buah, dan Tempat Ibadah Umat Hindu sebanyak 126 buah.
Lembaga Ekonomi :
Lembaga ekonomi yang ada seperti Bank BUMN dan Bank Swasta sebanyak 27 Bank, dan Bank BRI sebanyak 12 Bank.
Pertanian Tanaman Pangan :
Komoditas tanaman pangan yang ada seperti Padi Sawah, Padi Ladang, Jagung, Ubi kayu, Ubi Jalar, Kacang Tanah, dan Kedelai.
Tanaman Hortikultura (Sayuran) :
Komoditas tanaman sayuran yang ada seperti cabe Rawit, Sawi, Kacang Panjang, Bayam, Kangkung, Buncis, Bawang Daun, Tomat, Terong, Ketimun.
Tanaman Buah-Buahan :
Komoditas tanaman buah-buahan yang ada seperti Rambutan, Nangka, dan Jeruk Siam.
Tanaman Perkebunan :
Tanaman perkebunan seperti Karet, Kelapa, dan Kopi.
Peternakan :
Populasi ternak yang ada seperti Sapi, Kerbau, Kambing, Babi, Ayam Buras, Ayam Pedaging, Ayam Petelor, dan Itik.
Perikanan :
Perikanan terdiri dari Perikanan Darat, dan Perikanan Laut.

Kawasan Perdesaan DAS Penghasil Karet di Kabupaten Kapuas.
Kawasn Perdesaan DAS (Daerah Aliran Sungai) Penghasil Karet secara administrasi terletak di 9 desa dan di 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Mantangai (Desa Mantangai Hulu, Kalumpang, Katimpun, Sei Ahas, Katunjung, Tumbang Mangkutup, Tumbang Muroi, dan Desa Lapetan), dan Kecamatan Timpeh (Desa Petak Puti). Sementara hanya 1 desa di kawasan Perdesaan DAS Penghasil Karet yang berstatus Desa Berkembang, 8 desa berstatus Desa Tertinggal.
Fisik Dasar :
Kawasan Perdesaan DAS Penghasil Karet terletak di bagian tengah Kabupaten Kapuas dan berjarak sekitar 86,75 km dari pusat pemerintahan kabupaten (Kuala Kapuas) serta sekitar 26,44 km dari Pusat Pemerintahan Kecamatan Mantangai Tengah dan Timpah.
Kependudukan :
Jumlah penduduk Kecamatan Timpah pada tahun 2015 adalah 10.072 jiwa dari 2.435 KK sedangkan Kecamatan mantangai 37.450 jiwa dari 9.566 KK Kawasan Perdesaan DAS Penghasil karet Kabupaten kapuas memiliki jumlah penduduk sebesar 7.691 jiwa dari 1.846 KK pada tahun 2015.
Kondisi Sosial Budaya :
Hampir seluruh warga di Kawasan Perdesaan DAS Penghasil Karet merupakan Suku Dayak Ngaju, Bahasa yang digunakan sehari-hari adalah Bahasa Dayat Ngajuk, tetapi masyarakat masyarakat menguasai Bahasa Indonesia untuk berkomunikasi dengan masyarakat luar. Masyarakat di Kawasan Perdesaan DAS Penghasil Karet menganut Agama Islam, Kristen, Hindu Bali, Hindu Kaharingan (agama nenek moyang).
Sarana Pendidikan :
Sarana pendidikan di Kawasan Perdesaan DAS Penghasil Karet Kabupaten Kapuas sudah cukup memadai dimana terdapat setidaknya 5 sarana pendidikan di tingkat pendidikan TK/Sederajat. SD/Sederajat terdapat disemua desa di kawasan perdesaan dimana minimal tersedia satu SD/Sederajat di setiap desa. SMP/Sederajat hanya tersedia di Desa Kalumpang, Sei Ahas, dan Katunjung di Kecamatan Mantangai yang masuk dalam kawasan perdesaan, sedangkan di Kecamatan Timpah terdapat satu SMP/Sederajat di Desa Petak Puti. Untuk tingkat pendidikan SMA/Sederajat hanya tersedia 2 sarana pendidikan yaitu di Desa Mantangai Hulu di Kecamatan Mantangai dan Desa Petak Puti di Kecamatan Timpah.
Sarana Kesehatan :
Fasilitas kesehatan yang tersedia diantaranya Rumah Sakit, Rumah sakit bersalin, Oliklinik/Balai Pengobatan, Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Tempat Praktek Dokter, Tempat Praktek Bidan, Poskesdes, Polindes, dan Posyandu.
Perenomian :
Sebagian besar masyarakat di Kawasan Perdesaan DAS Penghasil Karet bekerja di bidang pertanian pada sub sektor perkebunan, tidak terdapat Bank dan hanya terdapat koperasi. Koperasi tidak terdapat di semua desa.
Pertanian :
Kebun yang banyak terdapat di Kawasan Perdesaan DAS Penghasil Karet adalah Kebun Karet. Selain Karet, banyak terdapat tanaman rotan. Terdapat beberapa jenis rotan yaitu rotan paka irit, latung, dahanan, sigi dan ahas. Untuk tanaman pertanian adalah Padi, Jagung, Ubi Kayu, Pisang, Nangka, Cempedak, Sayur Mayur, dan erkebunan adalah Karet, Akasia, Sengon, Mahoni, dan Kelapa sawit.
Peternakan :
Komoditas peternakan adalah Sapi, Sapi Potong, Ayam Lokal dan Itik.




Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Kawasan Perdesaan DAS Penghasil Karet, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, tahun 2016.
No. Panggil
R.3.A.55.
Penerbit Pusdatin, Balilatfo, KDPDTT : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
307.7
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Desember 2016
Subyek
Info Detil Spesifik
84 Eksemplar
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this