Image of Kawasan Perdesaan Agorpolitan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Tahun 2019.

Kawasan Perdesaan Agorpolitan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Tahun 2019.



Kawasan Perdesaan Argopolitan Tanjung Lago di Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan adalah : Salah satu kawasan perdesaan yang ditetapkan menjadi Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN). Kawasan Perdesaan Agropolitan Tanjung Lago tersebut mempunyai wilayah pengembangan sebanyak 5 desa, yaitu : Sukadamai, Sukatani, Banyuurip, Bangunsari, dan Srimenanti. Semua desa tersebut berada di Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin.
Secara umum desa-desa di kawasan ini terbagi dua yakni : Desa Transmigrasi yaitu Desa Sukadamai, Sukatani, Banyuurip, dan Bangunsari. Keempat desa tersebut masyarakatnya merupakan transmigran dari Jawa, sehingga mayoritas penduduk di keempat desa tersebut adalah etnik Jawa. Keempat nama desa desa tersebut dapat mengindikasikan bahwa asal usul desa tersebut berasal dari Jawa. Kedua desa yang berasal dari marga, yaitu kesatuan hidup setempat di wilayah Sumatera Selatan sebelum berlakunya UU Pemerintah Desa Tahun 1974. Desa yang termasuk kategori ini adalah Desa Srimenanti. Masyarakat desa eks marga ini mayoritas berasal dari etnik yang berasal dari Sumatera Selatan.

Tujuan.
Tujuan ini adalah untuk menyajikan informasi mengenai Kawasan Perdesaan Agropolitan di Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, baik potensi pengembangannya sebagai kawasan perdesaan dan pengembangan potensi unggulannya.

Profil Kabupaten banyuasin.
Kabupaten Banyuasin adalah salah satu Kabupaten Musi Banyuasin. Secara yuridis pembentukan Kabupaten Banyuasin disahkan dengan Undang-Undang Republik Indonesia No. 6 Tahun 2002 dengan luas 1.183.299 Ha atau sekitar 12,18% luas Provinsi Sumatera Selatan.
Kependudukan.
Penduduk Kabupaten Banyuasin Tahun 2017 berjumlah 833.625 jiwa. Jumlah penduduk terbanyak berada di Kecamatan Talang Kelapa sebesar 136.910 jiwa, sedangkan Kecamatan Suak Tapeh merupakan Kecamatan dengan jumlah penduduk terkecil sebesar 18.277jiwa.
Pendidikan.
Pada tahun 2017 Kabupaten Banyuasin memiliki sekolah sebanyak 484 SD Negeri, 13 SD Swasta, 56 Madrasah Ibtidaiyah Swasta, 72 SMP Negeri, SMP Swasta, 1 Madrasah Tsanawiyah Negeri, 29 SMU Negeri, 26 SMU Sawata, 1 Madrasah Aliyah Negeri, 34 Madrasah Aliyah Swasta, 10 SMK Negeri, dan 8 SMK Swasta.
Kesehatan.
Pembangunan bidang kesehatan tidak terlepas dari jumlah sarana dan prasarana kesehatan yang tersedia. Pada tahun 2017 jumlah fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Banyuasin terdiri dari : 3 Rumah Sakit, 3 Rumah Bersalin, 33 Puskesmas, 93 PKM, 23 Klinik/Balai Kesehatan, dan 304 Poskesdes.
Lembaga Ekonomi.
Lembaga koperasi sangat menunjang dalam pembangunan, terutama dalam hal penyediaan dan penyaluran dana yang diperlukan dalam proses pembangunan tersebut. Koperasi sendiri merupakan wadah perekonomian yang berwatak sosial dan dikelola oleh sekelompok masyarakat untuk membantu meningkatkan kesejahteraannya. Jumlah koperasi di kabupaten Banyuasin tahun 2017 sebanyak 418 unit terdiri dari 83 Koperasi Unit Desa (KUD) dan 334 non Koperasi Unit Desa (Non KUD).
Pertanian Tanaman Pangan.
Produksi padi sawah dan padi ladang di Kabupaten Banyuasin pada tahun 2017 mencapai 1.302.229,7 ton yang dihasilkan dari 255.280,7 hektar luas panen.
Tanaman pangan di Kabupaten Banyuasin, Kecamatan Lago tahun 2017 seperti : Padi Sawah, Jagung, Ubi Kayu, Ubi Jalar, Kacang Tanah, Kacang Hijau, dan Kacang Kedelai.
Pertanian Tanaman Hultikultura (semusim) seperti : Mangga, Jeruk Siam, Pepaya, sawo, Durian, Duku, Nangka, Jambu Biji, Rambutan, Pisang, Kacang Panjang, Cabai, Tomat, Terong, Ketimun, Kangkung, Bayam, Buncis.
Produksi tahun 2017 adalah sebesar 3.341 ton untuk mangga, 10.912 ton untuk Jeruk Siam, 822 ton untuk Pepaya, 3.245 ton untuk Sawo, 1.760 untuk Durian, 6.151 untuk Nangka, dan 17.933 kwintal untuk pisang.
Tanaman Perkebunan.
Tanaman perkebunan seperti : Kopi, Karet, Kakao, dan Kelapa sawit merupakan komoditas ekspor yang harganya relatif stabil tinggi sehingga kehidupan petani perkebunan karet dan kelapa sawit lebih sejahtera.
Peternakan.
Jenis Ternak Besar seperti : Sapi Perah, Sapi, Kerbau, dan Kuda.
Jenis Ternak Kecil seperti : Babi, Kambing, dan Domba.
Jenis Ternak Unggas seperti : Ayam Petelur, Ayam Pedaging, Ayam Buras, dan Itik.
Perikanan.
Produksi perikanan laut pada tahun 2017 menunjukan penurunan menjadi sebesar 43.605,50 ton, dibandingkan dengan tahun 2016 sebesar 43.668,72 ton. Sedangkan perikanan tangkap di perairan umum mengalami peningkatan menjadi sebesar 9.721,97 ton dari 9.721,13 ton di tahun 2016.

Kawasan Perdesaan Agropolitan Tanjung Lago.
Kawasan Perdesaan Agropolitan Tanjung Lago terletak di Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Kawasan Perdesaan Agropolitan Tanjung Lago terdiri dari 5 Desa yaitu : Desa Bangunsari, Desa Banyurip, Desa Sukadamai, Desa Sukatani, Desa Srimenanti.
Kependudukan.
Dalam tahun 2017 jumlah penduduk di Kecamatan Tanjung Lago sebesar 39.565 jiwa terdapat di Desa Tanjung Lago dengan penduduk sebesar 4.866 jiwa. Diikuti oleh Desa Banyuurip sebesar 3.962. Untuk desa yang mempunyai penduduk terkecil adalah Desa Srimenanti dengan jumlah penduduk sebesar 1.024 jiwa. Di Kecamatan Tanjung Lago terdapat 15 desa yang luasnya 75.132 Km2.
Jumlah penduduk pada tahun 2018 di Kecamatan Tanjung Lago :
1. Desa/Kelurahan Banyuurip jumlah penduduk laki-laki sebanyak 2057 jiwa, penduduk perempuan sebanyak 1905 jiwa.
2. Desa/Kelurahan Sukadamai jumlah penduduk laki-laki sebanyak 1941 jiwa, penduduk perempuan sebanyak 1751 jiwa.
3. Desa/Kelurahan Sukatani jumlah penduduk laki-laki sebanyak 1101 jiwa, penduduk perempuan sebanyak 1088 jiwa.
4. desa/Kelurahan Srimenanti jumlah penduduk laki-laki sebanyak 521 jiwa, penduduk perempuan sebanyak 503 jiwa.
5. Desa/Kelurahan Bangusari jumlah penduduk laki-laki sebanyak 1916 jiwa, penduduk perempuan sebanyak 3751 jiwa.
Pendidikan.
Pendidikan yang berada di Kawasan perdesaan Agropolitan Tanjung Lago seperti : Paud sebanyak 19 unit, TK sebanyak 7 unit, SD/MI sebanyak 11 unit, SMP/MTS 1 unit, SMA/SMK 1 unit.
Kesehatan.
Kesehatan yang terdapat di Kawasan perdesaan Agropolitan Tanjung Lago seperti : Rumah Bersalin sebanyak 3 unit, Pustu sebanyak 1 unit, Poliklinik/Balai Pengobatan sebanyak 3 unit, Apotek 1 unit, Bidan sebanyak 11 orang, dan Dokter Umum 1 orang.
Pertanian Tanaman Pangan.
Tanaman pangan seperti : Padi, Jagung, Ubi Kayu, Ubi Jalar, Kacang Tanah, dan Kacang Kedelai.
Tanaman Hortikultura (Semusim).
Tanaman Hortikultural seperti : Kacang Panjang, Cabe, Tomat, Terung, Ketimun, Kangkung, dan Bayam. Sedangkan untuk buah-buahan seperti : Pepaya, Mangga, Pisang, Nangka, Cempedak, Duku, Jeruk, Sawo, Durian, Jambu Biji, Semanka, dan Rambutan.
Tanaman Perkebunan.
Tanaman yang tumbuh di Kecamatan Tanjung Lago seperti : Kelapa, Kelapa sawit, Karet, dan Kopi.
Peternakan.
Populasi ternak di Kecamatan Tanjung Lago seperti : Kerbau, Kambing, Ayam Pedaging, Ayam Buras, Itik, Mentok, dan Angsa.
Perikanan.
Selama tahun 2016 Kecamatan Tanjung Lago hanya menghasilkan ikan sebanyak 2.944,3 ton. hasil ini diperoleh dari hasil budidaya dan penangkapan ikan baik di perairan umum maupun di laut.




Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Kawasan Perdesaan Agorpolitan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Tahun 2019.
No. Panggil
R.3.A.75.
Penerbit Pusdatin, Balilatfo, KDPDTT : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9-786237-773009
Klasifikasi
307.7
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Juli 2019
Subyek
Info Detil Spesifik
85 Eksemplar
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this