Detail Cantuman
Advanced SearchKawasan Perdesaan Minapolitan Luwita, Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan, Tahun 2019.
Kawasan Perdesaan Minapolitan Luwita di Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang mempunyai wilayah pengembangan sebanyak 4 Desa, yaitu : Desa Lero, Desa Ujung Labuang, Desa Tasiwalie dan Desa Wiringtasi.
Kawasan Perdesaan Minapolitan Luwita memiliki potensi unggulan yang akan dikembangkan adalah perikanan tangkap meliputi Ikan Cakalang, Ikan Layang, dan Ikan Tuna.
Tujuan dari Penyusunan Kagiatan ini adalah :
Untuk menyajikan informasi mengenai Kawasan Perdesaan Minapolitan Luwita, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan.
Profil Kabupaten Pinrang.
Secara administratif Kabupaten Pinrang merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan yang terletak kira-kira 185 km di sebelah Utara Kota Makasar (Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan).
Wilayah administratif Kabupaten Pinrang terbagi dalam 12 Kecamatan dan 108 Desa atau Kelurahan (39 Kelurahan dan 69 Desa) dengan luas 1.961,77 Km2 atau 74,27% dari luas keseluruhan Wilayah Kabupaten Pinrang.
Kabupaten Pinrang terdiri dari daerah pantai, dataran, pegunungan. Daerah pantai terdapat di 22 Desa atau Kelurahan di bagian barat berbatasan dengan Selat Makasar yang berada di Kecamatan Lembang, Duampanua, Cempa, Mattiro, Sompe, Lanrisang dan Suppa. Daerah pegunungan terdapat di 20 Desa atau Kelurahan di bagian utara yang berada di Kecamatan Lembang, Batulappa dan Duampanua. Sedangkan 66 Desa atau Kelurahan merupakan daerah dataran.
Penggunaan Lahan :
Berdasarkan data Kabupaten Pinrang dalam angka 2018, Penggunaan lahan di Kabupaten Pinrang didominasi oleh penggunaan lahan negara yaitu sebesar 58.521 Ha atau 44,30%.
Kependudukan :
Jumlah Penduduk Kabupaten Pinrang pada tahun 2017 sebanyak 372.230 jiwa, yang terdiri dari 180.586 jiwa penduduk laki-laki dan 191.644 jiwa penduduk perempuan, dengan penduduk terbanyak berada di Kecamatan Watang Sawito yaitu sebesar 55.972 jiwa. Kepadatan penduduk di Kabupaten Pinrang pada tahun 2017 sekitar 189,7 jiwa/Km2. Kepadatan penduduk tertinggi berada di Kecamatan Watang Sawitto yaitu sekitar 1.076 jiwa/Km2, sedangkan kepadatan penduduk terendah berada di Kecamatan Lembang yaitu sekitar 54 jiwa/Km2.
Pendidikan :
Pendidikan di Kabupaten Pinrang Tahun 2017 terdapat sekolah SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA.
Kesehatan :
Pada tahun 2017 Jumlah Sarana Kesehatan di Kabupaten Pinrang adalah : Rumah Sakit Umum sebanyak 4 unit, Puskesmas sebanyak 17 unit, Posyandu sebanyak 373 unit, Poliklinik/Balai Kesehatan sebanyak 6 unit, dan Polindes sebanyak 3 unit.
Jumlah fasilitas kesehatan yang cukup banyak untuk tiap jenisnya tersebut didukung oleh tenaga kesehatan sebanyak 16 Dokter Spesialis, 42 Dokter Umum, 55 Dokter Gigi, 5 Tenaga Farmasi, 183 Perawat, 173 Bidan, dan 120 Tenaga Kesehatan.
Lembaga Ekonomi :
Pada tahun 2017 di Kabupaten Pinrang Jumlah Koperasi sebanyak 376 unit, KUD sebanyak 31 unit, Koperasi non KUD sebanyak 345 unit.
Pertanian Tanaman Pangan :
Komoditas pertanian tanaman pangan yang dikembangkan adalah : Padi Sawah, Jagung, Ubi Kayu, Ubi Jalar, Kacang Tanah, Kacang Kedelai, dan Kacang Hijau.
Pertanian Tanaman Buah-Buahan :
Komoditi Pertanian Tanaman Buah-Buahan adalah : Alpukat, Mangga, Rambutan, Jeruk Siam, Jeruk Besar, Durian, Jambu Air, Jambu Biji, Sawo, Pepaya, Pisang, Nanas, Salak, Melon, Semangka, Nangka, Sirsak dan Sukun.
Pertanian Tanaman Hortikultura :
Komoditi Pertanian Tanaman Hortikultura adalah : Tomat, Cabai Rawit, Cabai Besar, Ketimun, Terong, Buncis, Kacang Merah, Kacang Panjang, Kangkung, Bayam, Bawang Merah, Bawang Daun, Sawi dan Labu Siam.
Tanaman Perkebunan :
Komoditas Tanaman Perkebunan adalah : Kopi Arabika, Kopi Robusta, Cengkeh, Kelapa, Kapuk, Aren, Pinang, Kelapa Sawit, Jambu Mete, Kakao, Kemiri, dan Lada.
Peternakan :
Jenis Ternak dan Populasinya adalah : Sapi Perah, Sapi Potong, Kerbau, Kuda, Kambing, Domba, dan Babi.
Perikanan :
Jenis Perikanan adalah : Ikan Bandeng, Udang Windu, Udang Vaname dan Udang Api-Api.
Kawasan Agropolitan :
1. Kawasan Agropolitan Bakaru yang berbasis agrobisnis komoditas pertanian tanaman pangan, komoditas pertanian hortikultura dan komoditas perkebunan ditetapkan di Kecamatan Lembang.
2. Kawasan Agropolitan Sipatuo, Malimpung, Padang Loang (SIPUNDANG) yang berbasis agrobisnis komoditas perkebunan yang ditunjang oleh komoditas perikanan dan peternakan ditetapkan di Kecamatan Patampanua.
3. Kawasan Agropolitan Watang Pulu, Allita dan Makkawaru (WALIMA) yang berbasis agrobisnis dengan komoditas peternakan ditempatkan di Kecamatan Mattiro Bulu.
4. Kawasan Agropolitan BATULAPPA yang berbasis agrobisnis dengan komoditas pertanian tanaman pangan dan peternakan ditetapkan di Kecamatan Batulappa.
5. Kawasan Agropolitan TIROANG yang berbasis agrobisnis dengan komoditas prtanian ditetapkan di Kecamatan Tiroang.
6. Kawasan Agropolitan PALETEANG yang berbasis agrobisnis dengan komoditas pertanian ditetapkan di Kecamatan Paleteang.
7. Kawasan Agropolitan CEMPA yang berbasis agrobisnis dengan komoditas pertanian dan komoditas pertenakan ditetapkan di Kecamatan Suppa.
8. Kawasan Agropolitan SAWITTO yang berbasis agrobisnis dengan komoditas pertanian dan komoditas peternakan ditetapkan di Kecamatan Watang Sawitto.
Kawasan Minapolitan yang terdiri atas :
1. Kawasan Minapolitan Paria, Data Bittoeng, dan Maroneng (PADABIMA) yang berbasis agrobisnis budidaya komoditas perikanan ditetapkan di Kecamatan Duampanua yang ditunjang oleh Tempat Pendaratan Ikan Kajuangin.
2. Kawasan Minapolitan Wiringtasi yang berbasis agrobisnis budidaya komoditas perikanan ditetapkan di Kecamatan Suppa yang ditunjang oleh Tempat Pendaratan Ikan Pelabuhan Ujung Lero.
3. Kawasan Minapolitan Mattiro Sompe, Lanrisang dan Cempa (MALACE) yang berbasis agrobisnis budidaya komoditas perikanan ditetapkan di Kecamatan Kecamatan Mattiro Sompe, Lanrisang dan Cempa yang ditunjang oleh Tempat Pendaratan Ikan Pelabuhan Langnga.
4. Kawasan Pariwisata Alam Lembang ditetapkam di Kecamatan Lembang.
5. Kawasan Pariwisata Alam Permandian Air Panas Sulili ditetapkan di Kecamatan Paleteang.
6. Kawasan Industri ditetapkan di sebagian wilayah Kecamatan Suppa dan sebagian wilayah Kecamatan Mattiro Bulu.
7. Kawasan Rencana Kota Terpadu Mandiri (KTM) Buttusawe di Kecamatan Duampanua.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
Kawasan Perdesaan Minapolitan Luwita, Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan, Tahun 2019.
|
|---|---|
| No. Panggil |
R.3.C.77.
|
| Penerbit | Pusdatin, Balilatfo, KDPDTT : Jakarta., 2019 |
| Deskripsi Fisik |
Buku
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
9-786237-129967
|
| Klasifikasi |
307.7
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Juli 2019
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
86 Eksemplar
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Ivanovich Agusta
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






