Image of Pemanfaatan Aplikasi Smart Desa 247 Mendukung Peningkatan Kecerdasan, Partisipasi, Kesejahteraan, Dan Kerjasama Kelembagaan Warga Desa, Tahun 2021.

Pemanfaatan Aplikasi Smart Desa 247 Mendukung Peningkatan Kecerdasan, Partisipasi, Kesejahteraan, Dan Kerjasama Kelembagaan Warga Desa, Tahun 2021.



Tujuan, Sasaran, Dan Manfaat.
Tujuan Penelitian ini adalah :
1. Merumuskan kebijakan pemenuhan infrastruktur digital.
2. Merumuskan kebijakan peningkatan SDM warga desa.
3. Merumuskan kebijakan pemanfaatan aplikasi digital terintegrasi.
4. Memprakondisikan terbentuknya Ekosistem Digital.
Sasaran Studi ini adalah :
Diperolehnya konsep dalam mewujudkan platform desa digital guna meningkatkan dan pemulihan ekonomi desa. Manfaat dari studi ini adalah diperoleh berbagai input (masukan) rekomendasi kepada berbagai pihak (stakeholder) yaitu :
1. Masukan kepada Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dalam mewujudkan platform desa digital melalui kerjasama dengan Instansi Pemerintah dan Swasta, khususnya perataan dan penguatan jaringan infrastruktur internet.
2. Masukan kepada Unit Teknis (UKE 1) menciptakan platform desa digital guna peningkatan dan pemulihan ekonomi desa, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan tata kelola pencegahan korupsi, mencatat aset dan potensi desa serta membantu promosi hasil unggulan desa.
3. Masukan kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia untuk mewujutkan Kader Digital Desa (Literasi, Talenta dan Advence digital desa)
4. Masukan kepada Bupati (Kepala Daerah) dan Kepala Desa dalam mengoptimalisasi penggunaan dana desa untuk Desa Digital (DeDi), Desa Wisata DeWi) dan Desa Sinergi (DeSi) berbasis Aplikasi digital yang terintegrasi dengan Smart-City Kabupaten.
Desa Mandiri adalah :
Desa yang mempunyai ketersediaan dan akses terhadap pelayanan umum dan pemerintahan yang sangat baik. Desa Mandiri adalah yang memiliki Indeks Pembangunan Desa (IPD) lebih dari 75 dalam skala 1 sampai 100. Data terakhir dari survei Kemendes PDTT tahun 2021 dari 74.957 desa, hanya 3.269 desa yang berstatus sebagai Desa Mandiri. Dari total 74.957 Desa.
1. Desa Mandiri. dari total 74.957 Desa.
2. Desa Mandiri sebanyak 3.269 desa.
3. Desa Maju sebanyak 15.321 desa.
4. Desa Berkembang sebanyak 38.083 desa.
5. Desa Tertinggal sebanyak 12.635 desa.
6. Desa Sangat Tertinggal sebanyak 5.649 desa.
Dengan menggunakan ukuran Indeks Desa Membangun (IDM), saat ini jumlah desa mandiri mencapai 3.269 desa atau 4% dari 74.961 desa seluruh Indonesia. Diperlukan lebih banyak lagi desa-desa yang bisa mandiri, dengan cara program smart village. Target Kemendes PDTT optimis bisa meningkatkan 12,21% Desa Berkembang dan 51,2% Desa Mandiri sampai 2024.
Lokasi Penelitian adalah :
1. Nagari III Koto Aur Malintang, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat. Kenapa lokasi ini dipilih karena sudah membangun Smart Nagari sebagai pelayanan publik yang berisi layanan online, Sipena online, CCTV Nagari, Streaming Nagari. Disamping itu juga sudah berlaku adanya layanan keterbukaan informasi Nagari dalam "Website Resmi Nagari III Koto Aur Melintang" yang aktif dan update secara Real Time.
Prestasi digital Nagari III Koto Aur Melintang antara lain :
a. Nominasi 13 Desa Terbaik nasional Tahun 2021.
b. Kategori Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
c. Konten YouTube Channel Nagari 3 Koto Amal OFFICIAL 169 subscribers.
d. Anugrah Nagari terbaik digital dan keterbukaan informasi publik di Sumatera Barat.
e. Pelayanan Go smart To Amal Pemerintahan Nagari III Koto Aur Melintang.
2. Desa Kuwu Cupang, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Kenapa Desa ini terpilih, karena sudah menerapkan sistem teknologi berupa elektronik pemilihan kuwu (e-Pilwu). Penerapan itu dimudahkan melalui jejaring internet. Bahkan e-Pilwu ini bisa jadi percontohan untuk gelaran pesta demokrasi tingkat desa se-Jawa Barat. Data untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang disajikan sudah akurat, berbasis NIK, by name, by address. Sistem e-Pilwu ini bisa membuat efisien anggaran, sebab tidak ada bilik suara, kertas suara, dan kotak suara.
3. Desa Tanjung Rasa Kidul, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, Provinsi jawa Barat. Kenapa Desa ini terpilih untuk dijadikan kajian, karena desa ini belum kuat signal internetnya dan Website desa belum berjalan dengan aktif, dukungan infrastruktur digital belum memadai, Sumber Daya manusia (SDM) belum mumpuni berdigital, belum ada aplikasi termanfaatkan secara optimal baik untuk pelayanan masyarakat maupun untuk peningkatan ekonomi digital. Semangat masyarakat dan perangkat desa sangat kuat untuk menjadikan ekosistem desanya bisa menikmati kemajuan teknologi yang mengarah desa Digital.
4. Desa Jambu, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Kenapa Desa ini terpilih untuk dijadikan kajian, karena merupakan desa edukasi wisata yang berbasis digital, kepala desanya seorang Youtuber sukses dan berhasil dengan konten Bibit dan Buah Alpukat Kelud dan Aligator. bahkan saking terkenal buah alpukatnya, sampai nama Desa Jambu terkenal dengan buah alpuka, hal itu terpengaruh betapa dahsyatnya promosi alpukat melalui digital secara profosional dan terus menerus. Channel YouTube Desa Wisata Jambu Kediri sudah 96.200 ribu subscribers. Desa Jambu hadirkan produk unggulan Alpukat Kelud untuk penggemar tanam dalam pot (Tabulampot), dengan kegigihan Kepala Desa yang mempromosikan potensi desanya menggunakan sosial media YouTube sukses. Dampak dari pengguna teknologi digital yang tepat maka membuat kemajuan desa secara ekonomi dan keterbukaan pelayanan informasi.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Pemanfaatan Aplikasi Smart Desa 247 Mendukung Peningkatan Kecerdasan, Partisipasi, Kesejahteraan, Dan Kerjasama Kelembagaan Warga Desa, Tahun 2021.
No. Panggil
R.3.C.10.
Penerbit Kementerian Desa, PDTT : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
307.7
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Pertama 2022
Subyek
-
Info Detil Spesifik
85 Lembar
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this