Image of Konsolidasi Persiapan Sosialisasi Pusat - Daerah Kegiatan Desa Cerdas (Smart Village) Tahun 2020.

Konsolidasi Persiapan Sosialisasi Pusat - Daerah Kegiatan Desa Cerdas (Smart Village) Tahun 2020.



Tujuan, Sasaran dan Manfaat.
Tujuan adanya perjalanan dinas dalam rangka verifikasi koordinasi ke daerah adalah :
1. Melakukan koordinasi kepada kepala Pemerintah Daerah Kabupaten dan perangkat desa.
2. Mensosialisasikan Program Desa Cerdas kepada Pemerintah Daerah Kabupaten dan perangkat desa.
3. Memetakan kesiapan infrastruktur, sumberdaya manusia, program dan regulasi di Kabupaten dan Desa.
Sasaran Kegiatan ini adalah :
1. Terlaksananya koordinasi kesiapan sosialisasi kegiatan Desa Cerdas melalui verifikasi Pemerintah Daerah Kabupaten Daerah Kabupaten dan Perangkat Desa.
2. Teridentifikasi peta kesiapan infrastruktur sumberdaya manusia, program dan regulasi di Kabupaten dan Desa.
Manfaat pada Kegiatan ini adalah :
1. Terjadinya koordinasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten dan Perangkat Desa.
2. Tersosialisasikannya Program Desa Cerdas kepada Pemerintah Daerah Kabupaten dan Perangkat Desa.
3. Terpetakannya kesiapan infrastruktur, sumberdaya manusia, program dan regulasi di Kabupaten dan Desa.
Ruang Lingkup Kegiatan :
Ruang lingkup kegiatan ini adalah Kabupaten yang akan dikunjungi terbatas pada lokus Desa Cerdas, sedangkan Desa yang akan mengikuti FGD adalah desa yang memiliki infrastruktur dan sumberdaya manusia yang memadai berdasarkan data sekunder PODES dan usulan dari OPD Kabupaten.
Hasil.
Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Kesiapan Dinas Kominfo Kabupaten Magelang :
Magelang telah memiliki master plan smart city pada 2018. Seluruh program terkait smart city sudah dimasukkan dalam RPJMD sehingga setiap program memiliki alokasi anggaran dan dilaksanakan oleh seluruh SKPD Potensi wisata, Neval van java, di Dusun Butuh. Adapula potensi UMKM bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Agribisnis berbasis pasar-pertanian organic e.g Padi organic. Terdapat 367 desa, 21 kecamatan dimana 5% daerah Kabupaten Magelang masih mengalami Blankspot. Kerjasama dengan Telkom dengan syarat minimal didesa ada 10 pengguna indhihome. Ada 69 kegiatan smart city baru tercapai 64 kegiatan yang tercapai. Smart governance, berkaitan dengan pemerintahan, smart economy ada aplikasi jelajah magelang, ada jelajah desa, smart branding, wisata Nepal van java, Aplikasi AMONGRASA seluruh Kabupaten mewadahi data monografi dan RTRH, Suda ada monografi desa, satu data kabupaten diperoleh dari sumbernya. Awalnya hanya Data Sektoral tidak menunjukkan data real maka dibuat monografi desa yang akan mencocokan data sectoral dan desa.
Kesiapan Dinas PMD Kabupaten Magelang :
Perencanaan dan Penganggaran termuat dalam renstra. Ketersediaan jaringan, ada 5 provider, 241 menara telekomonikasi, 390 BTS 4G/3G, 11 km kabel Fiber Optik, 18 SKPD. Broadband akses, Jaringan inter dan intranet terhubung di SKPD. Akses internet dari Diskominfo. Masing-masing SKPD diharapkan tidak berlangganan internet sendiri. Ada ISP local menyediakan 300 MBPS dari TELKOM DAN LINTAS ARTA. Hot spot untuk internal dan publik 23 titik pusat kuliner masjid lapangan, daerah muntilan. Kabupaten Magelang memiliki data center yang dikelola olaeh pemerintah daerah magelang dan dilengkapi dengan CCTV Vop call center di CCR Gemilang. Web desa sudah sendiri bukan sub domain. Selain itu terdapat 26 aplikasi yang digunakan desa, salah satunya aplikasi sosial yang meliputi sistem informasi data jejaring, sosial ekonomi masyarakat desa, sistem informasi geografis/geospasial, pertanahan, Covid information center, sister pelayanan puskesmas dan perpustakaan online. Sistem village, Paseso (Peseduluran Desa/Sister Village) awalnya karena penanggulangan bencana. Desa melakukan pendataan terintegrasi terkait warga desa untuk keperluan pengungsian dan pengamanan warga. Desa-desa yang berbatasan bisa saling bertukar data untuk mitigasi bencana.
Kabupaten Kuningan.
Kesiapan Pemerintah Daerah Kabupaten :
1. FGD ini dilaksanakan di kantor dinas PMD dan kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas PM, Kepala Bidang Pemerintah Desa/Kelurahan, Kepala Seksi Tata Pemerintahan Desa, Kepala Seksi Badan Permusyawaratan Desa dan Evaluasi Perkembangan Desa/Kelurahan dan Kepala Seksi Layanan Infrastruktur TIK.
2. Dari 361 desa yang sudah terkoneksi dengan internet dengan jaringan fiber optik sekitar 155 desa. 13 desa mendapat akses internet dari BAKTI dengan VSAT. Selebihnya desa hanya memiliki sinyal seluler karena kontur wilayah yang berada dibelakang bukit dan 15 desa blankspot. Sudah melakukan audiensi dengan Telkomsel sejak 2012 untuk penyediaan sinyal seluler bagi desa yang blankspot tetapi secara hitungan bisnis tidak masuk. Pernah uji coba untuk penyediaan BTS mobile tetapi diambil lagi karena tidak menutupi biaya operasional.
3. Sebagian besar desa di Kabupaten Kuningan sudah memiliki teknologi jaringan 4G, setidaknya di kantor desa. Desa Cilebak (Kec. Cilebak), Desa Bagawat (Kec. Selajambe), dan Desa Subang (Kec. Subang) memiliki kontur yang sulit sehingga belum ada jaringan fiber optik. Saat MoU dengan Telkom, karena belum ada jalur yang bisa dibangun sehingga disarankan untuk VSAT Mangosky.
4. Sudah tidak ada layanan internet dengan kabel tembaga, semuanya telah diganti dengan fiber optic. Untuk desa yang sulit, solusinya adalah dengan sinyal seluler atau VSAT.
5. Semua desa sudah memiliki sarana dan prasarana digital dasar.
6. Di Kabupaten Kuningan hanya ada operator Telkom. Dari 32 kecamatan, sudah ada 28 kecamatan (Ibukota Kecamatan) yang teraliri fiber optic.
7. Hampir seluruh desa memiliki website desa tetapi masih menumpang dengan sub-domain.
8. Banyak Kepala Dusun yang belum dapat menggunakan komputer. Dinas PMD bekerjasama dengan PL3I menyelenggarakan "Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa" satu batch biasanya terdiri dari 40 orang, dengan 2-4 orang per desa. yang dilatih adalah komputer (Microsoft Office) dengan pelatihan selama 10 hari.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Konsolidasi Persiapan Sosialisasi Pusat - Daerah Kegiatan Desa Cerdas (Smart Village) Tahun 2020.
No. Panggil
R.3.C.7.
Penerbit Pusat Penelitan dan Pengembangan : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
Buku
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
307.7
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Desember 2020
Subyek
Info Detil Spesifik
63 Lembar
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this