Detail Cantuman
Advanced SearchKawasan Perdesaan Perkebunan Kopi di Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah Tahun 2016.
Profil Kabupaten Temanggung.
Secara administrasi Kabupaten Temanggung terletak di tengah-tengah Provinsi Jawa Tengah dengan bentangan Utara ke Selatan 34,375 km dan Timur ke Barat 43,437 km.
Dalam Kabupaten Temanggung Dalam Angka 2016, luas wilayah 870,65 km2 (87.065 Ha), dan wilayah Kabupaten Temanggung terbagi dalam 20 Kecamatan, 266 Desa, 23 Kelurahan, 1.568 Dusun, 5.553 Rukun Tetangga (RT) dan 1.610 Rukun Warga (RW).
Kependudukan :
Jumlah penduduk Kabupaten Temanggung pada tahun 2015 sebesar 745.778 jiwa, terdiri dari laki-laki sebanyak 373.819 jiwa, dan perempuan sebanyak 371.959 jiwa.
Pendidikan :
Pendidikan di Kabupaten Temanggung pada tahun 2015 adalah SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA.
Kesehatan :
Rumah Sakit Umum sebanyak 4 unit, Rumah Bersalin 1 unit, Puskesmas sebanyak 24 unit, Posyandu sebanyak 1.501 unit, Poliklinik/Balai Kesehatan sebanyak 14 unit, dan Polindes sebanyak 22 unit.
Fasilitas Ibadah :
Tempat Peribadatan yang tersedia di Kabupaten Temanggung pada tahun 2015 yaitu sebesar Masjid sebanyak 1.549 unit, Musholla sebanyak 1.551 unit, Gereja Protestan sebanyak 77 unit, Gereja Katolik sebanyak 4 unit, Pura sebanyak 275 unit, dan Vihara 79 unit.
Pertanian Tanaman Pangan :
Padi, Jagung, Ubi Kayu, Ubi Jalar, Kacang Tanah, dan Kedelai.
Tanaman Perkebunan :
Kopi Arabika, Kopi Robusta, Cengkeh, Kelapa, Kapuk, Aren, Tebu, Tembakao, Panili, Kakao, Kayu Manis, dan Lada.
Pertanian Tanaman Buah-Buahan (Tahunan) :
Komoditi tanaman buah-buahan yang dikembangkan adalah Durian, Rambutan, Jambu Biji, Klengkeng, Salak, dan Pisang.
Pertanian Tanaman Hortikultura (Sayuran) :
Komoditi tanaman hortikultura yang dikembangkan diantaranya Tomat, Bawang Putih, Bawang Merah, Kentang, Kubis, Cabai, Sawi, Kacang Merah, dan Terong.
Peternakan :
Komoditi peternakan yang dikembangkan adalah ternak besar, ternak kecil dan unggas, Sapi Perah, Sapi, Kerbau, Kuda, Kambing, Domba, Babi, Kelinci, Ayam Kampung, Ayam Petelur, Itik, Burung Puyuh, dan Angsa.
Perikanan :
Potensi pengembangan perikanan yang dikembangkan adalah, Kolam, Mina Padi, Sungai, dan Genangan/Cekdam.
Kawasan Perdesaan Perkebunan Kopi di Kecamatan Candiroto.
Istilah agrowisata atau sering disebut wisata argo, populer sejak awal dekade 2000 an. Agrowisata adalah kegiatan wisata yang berlokasi atau berada di Kawasan Pertanian, terutama tanaman buah-buahan. Salah satu daya tarik agrowisata adalah adanya kesempatan bagi pengunjung untuk memetik buah. Selanjutnya hasil panen ditimbang dan dihargai pengujung sesuai dengan harga yang ditetapkan pengelola.
Kabupaten Temanggung memiliki potensi besar di bidang agrowisata, terutama agrowisata kebun kopi di Kecamatan Candiroto, mempunyai wilayah pengembangan sebanyak 3 desa yaitu : Desa Batursari, desa Muneng, dan Desa Mento.
Desa-Desa dan Status IPD di Kecamatan Candiroto.
1. Desa Candiroto status IPD Mandiri. 8. Desa Muntung status IPD Berkembang.
2. Desa Lempuyang status IPD Berkembang. 9. Desa Batursari status IPD Berkembang.
3. Desa Canggal status IPD Berkembang. 10. Desa Mento status IPD Berkembang.
4. Desa Kentengsari status IPD Berkembang. 11. Desa Muneng status IPD Berkembang.
5. Desa Ngabean status IPD Berkembang. 12. Desa Plosogaden status IPD Berkembang.
6. Desa Bantir status IPD Berkembang. 13. Desa Sidoharjo status IPD Berkembang.
7. Desa Krawitan status IPD Berkembang. 14. Desa Gunung Payung status IPD Berkembang.
Kependudukan :
Pada tahun 2015 keluarga di Kecamatan Candiroto berjumlah 10.189 KK dengan penduduk 33.505 jiwa (Statistik daerah kecamatan candiroto 2016). Jumlah keluarga di 3 desa yang menjadi wilayah pengembangan Kawasan Perdesaan Perkebunan Kopi adalah 2.299 KK dengan penduduk 7.483 jiwa.
Sarana Pendidikan :
Sekolah di Kecamatan Candiroto dan di kawasan Perdesaan Perkebunan Kopi :
1. TK/Sederajat di Kecamatan Candiroto 26 buah dan di kawasan Perdesaan Perkebunan Kopi 7 buah.
2. SD/Sederajat di Kecamatan Candiroto 28 buah dan di Kawasan Perdesaan Perkebunan Kopi 8 buah.
3. SMP/Sederajat di Kecamatan Candiroto 5 buah dan di Kawasan Perdesaan Perkebunan Kopi 0 buah/tidak ada.
4. SMU/Sederajat di Kecamatan Candiroto 3 buah dan di Kawasan Perdesaan Perkebunan Kopi 0 buah/tidak ada.
Murid di Kecamatan Candiroto dan di Kawasan Perdesaan Perkebunan Kopi :
1. TK/Sederajat di Kecamatan Candiroto 687 orang murid dan di Kawasan Perdesaan Perkebunan Kopi 129 orang murid.
2. SD/Sederajat di Kecamatan Candiroto 2.789 orang murid dan di Kawasan Perdesaan Perkebunan Kopi 636 orang murid.
3. SMP/Sederajat di Kecamatan Candiroto 899 orang murid dan di Kawasan Perdesaan Perkebunan Kopi 0 orang murid/tidak ada.
4. SMU/Sederajat di Kecamatan Candiroto 1.095 orang murid dan di kawasan Perdesaan Perkebunan Kopi 0 orang murid/tidak ada.
Sarana Kesehatan :
Fasilitas kesehatan yang tersedia di Kecamatan candiroto adalah Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Posyandu dan Poskesdes. Sedangkan sarana kesehatan di Kawasan Perdesaan Perkebunan Kopi adalah Posyandu sebanyak 24 buah, dan Poskesdes sebanyak 2 buah.
Lembaga Ekonomi :
Jenis lembaga ekonomi yang terdapat di Kecamatan Candiroto yaitu Koperas dan Bank. Sedangkan lembaga ekonomi di Kawasan Perdesaan Perkebunan Kopi tidak tersedi atau tidak ada lembaga ekonomi.
Peternakan :
Populasi ternak besar, ternak kecil dan unggas di Kecamatan Candiroto Sapi Potong, Kerbau, Kuda, Kambing, Domba, Kelinci, Ayam Buras, Ayam Petelur, Itik, Enthok, Burung Puyuh, dan Angsa.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
Kawasan Perdesaan Perkebunan Kopi di Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah Tahun 2016.
|
|---|---|
| No. Panggil |
R.3.A.53.
|
| Penerbit | Pusdatin, Balilatfo, KDPDTT : Jakarta., 2016 |
| Deskripsi Fisik |
Buku
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
307.7
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Desember 2016
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
64 Eksemplar
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Helmiati (Kepala Pusat Data dan Informasi)
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






