Detail Cantuman
Advanced SearchData dan Informasi Perkembangan Daerah Tertentu, Daerah Rawan Bencana Tahun 2016.
Jenis Ancaman Bencana di Indonesia :
Terdapat sebanyak 497 kabupaten yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia ditetapkan sebagai daerah rawan bencana dengan 3 kelas indeks risiko bencana sesuai dengan Indeks Risiko Bencana Indonesia 2013, yaitu daerah rawan bencana kelas tinggi, kelas sedang, dan kelas rendah. Daerah rawan bencana yang mendominasi adalah daerah rawan bencana dengan kelas tinggi yaitu sebanyak 325 daerah yang tersebar di wilayah Sumatera, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, Sulawesi dan Maluku.
Indeks Pembangunan Desa (IPD) :
Berdasarkan tipologi desa pada Indeks Pembangunan Desa (IPD) jumlah desa mendiri adalah 2.901 desa, diantaranya sebanyak 2.428 berada di Kabupaten dengan kelas tinggi risiko bencana 463 desa.
Jumlah desa Tertinggal adalah 20.174 desa, diantaranya sebanyak 11.407 berada di Kabupaten dengan kelas tinggi risiko bencana, 7.984 desa berada di Kabupaten kelas sedang risiko bencana dan sebanyak 783 desa berada di Kabupaten yang belum terklasifikasi kelas risiko bencana.
UPT Yang Masuk Dalam Wilayah Bencana :
Jumlah UPT Bina pada tahun 2015 adalah 174 UPT, sebanyak 140 UPT berada di Kabupaten dengan kelas sedang risiko bencana, sebanyak 2 UPT berada di Kabupaten yang belum terklasifikasi kelas bencana.
Jumlah UPT Serah pada tahun 2015 adalah 18 UPT, sebanyak 16 UPT berada pada tahun berada di Kabupaten dengan kelas tinggi risiko bencana, 2 UPT berada di Kabupaten dengan kelas sedang risiko bencana.
Jumlah KTM/KPB Yang Berada di Wilayah Bencana :
Jumlah UPT Bina pada tahun 2015 adalah 174 UPT, sebanyak 140 UPT berada di Kabupaten dengan kelas tinggi risiko bencana, 32 UPT berada di Kabupaten dengan kelas sedang risiko bencana, sebanyak 2 UPT berada di Kabupaten yang belum terklasifikasi kelas bencana.
Jumlah UPT Serah pada tahun 2015 adalah 18 UPT, sebanyak 16 UPT berada di Kabupaten dengan kelas tinggi risiko bencana, 2 UPT berada di Kabupaten dengan kelas sedang risiko bencana.
Jumlah KTM/KPB yaitu sebanyak 48, diantaranya sebanyak 34 berada di Kabupaten kelas tinggi risiko bencana, sebanyak 13 berada di Kabupaten kelas sedang risiko bencana dan hanya 1 berada di Kabupaten yang belum terklasifikasi kelas bencana.
Korban Bencana di seluruh Indonesia :
Bencana yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia pada tahun 2014 mengakibatkan korban dan kerusakan. Jumlah korban meninggal sebanyak 766 jiwa, korban hilang sebanyak 225 jiwa, korban terluka sebanyak 2.347 jiwa, korban menderita 1.961.744 jiwa, korban mengungsi sebanyak 864.979 jiwa. Jumlah kerusakan rumah sebanyak 20.099, Rumah rusak sedang sebanyak 6.015, Rumah rusak ringan sebanyak 29.419, Kerusakan fasilitas peribadatan sebanyak 356 unit, Fasilitas pendidikan sebanyak 63 unit, Fasilitas kesehatan sebanyak 63 unit.
Jumlah korban dan kerusakan akibat bencana pada tahun 2015 adalah : Jumlah korban meninggal sebanyak 312 jiwa, Korbang hilang sebanyak 110 jiwa, Korban terluka sebanyak 460 jiwa, Korban menderita sebanyak 1.042.923 jiwa, Korban mengungsi sebanyak 182.746 jiwa, Jumlah kerusakan rumah rusak berat sebanyak 5.152, Rumah rusak sedang sebanyak 3.758 unit, Rumah rusak ringan sebanyak 16.283 unit, Kerusakan fasilitas peribadatan sebanyak 157 unit, Fasilitas pendidikan sebanyak 305 unit, Fasilitas kesehatan sebanyak 32 unit.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
Data dan Informasi Perkembangan Daerah Tertentu, Daerah Rawan Bencana Tahun 2016.
|
|---|---|
| No. Panggil |
R.4.E.28.
|
| Penerbit | Pusdatin, Balilatfo : Jakarta., 2016 |
| Deskripsi Fisik |
Buku
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
307.2
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Oktober 2016
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
259 Eksemplar
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Pusat Data dan Informasi
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






